PT Bestprofit Future Tempati Urutan Teratas Perusahaan Pialang Berjangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kondisi ekonomi global yang belum stabil pascaperang dagang antara Amerika dan Tiongkok ‎membuat para investor kian minat berinvestasi pada produk dagang berjangka multilateral.


‎Informasi yang dihimpun, investor saat ini lebih tertarik dengan safe haven seperti loco gold. “Mereka meyakini bahwa komoditas emas masih menjadi alternatif investasi yang cukup bagus dengan potensi keuntungan yang menjanjikan,” ucap Chief Busuness Officer PT Bestprofit Future (BPF), Ani Sofiarni dalam konferensi pers, Kamis (24/10/2019).

Bersadarkan data yang diterima di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), PT BPF menempati urutan teratas sebagai perusahaan pialang berjangka skala nasional dengan pencapaian 13,39 persen.

“Sentimen positif untuk komoditas emas cukup menjanjikan, bahkan harga emas tahun ini bisa dibilang memecahkan rekor. Gak heran kalau fluktuasi harga emas menjadi peluang bagi investor saat ini,” bebernya.

Saat ini, BPF sendiri membukukan total volume transaksi 830.395 lot atau naik 42.16 persen di kurtal III tahun 2019. Jika dibandingkan tahun lalu volume transaksi bilateral masih menjadi katalis utama sebesar 757.097 lot atau memberikan kontribusi 91.17 persen dari total volume transaksi multilareal 73.298 lot atau hanya menopang 8.82 persen.

Pimpinan Cabang PT BPF Cabang Bandung, Ida Widaeni menyebut, lada triwulan III/2019 pihaknya mencatat pertumbuhan volume transaksi komoditi naik 145,9% dari 1.742 menjadi 4.284. Sementara untuk sistem perdagangan alternatif (SPA) tumbuh 25,9% dari 22.992 menjadi 24.734.

“PT BPF berkomitmen meningkatkan transaksi pada produk multilateral seperti loco gold, melalui peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan. Termasuk berkomitmen terus menambah jumlah marketing dari existing saat ini sebanyak 200 orang,” pungkasnya.

(nda)

Loading...

loading...

Feeds