Research Berbagai Negara Jadi Modul Konferensi Internasional PAUD

KONFERENSI: Southeast  Asia Ministers of Education (SEAMEO) Center of Early Childhood Care and Parenting (CECCEP) gelar konferensi internasional PAUD dan Pendidikan Keluarga
selama dua hari di Lembang, Bandung Barat.

KONFERENSI: Southeast  Asia Ministers of Education (SEAMEO) Center of Early Childhood Care and Parenting (CECCEP) gelar konferensi internasional PAUD dan Pendidikan Keluarga selama dua hari di Lembang, Bandung Barat.

POJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Hasil research dari sejumlah negara menjadi masukan penting dalam konferensi internasional PAUD dan Pendidikan Keluarga yang digelar Southeast  Asia Ministers of Education (SEAMEO) Center of Early Childhood Care and Parenting (CECCEP) selama dua hari di Lembang, Bandung Barat.


Hal itu diharapkan dapat mendorong tercapainya tujuan Sustainaible Development Goals (SDGs) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Perkembangan, Pengasuhan, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang Berkualitas.

Direktur SEAMEO CECCEP, Dwi Priyono mengatakan, salah satu tujuan konferensi internasional PAUD adalah membangun komitmen peserta serta sharing mengenai hasil research di masing-masing negara. Bagi Indonesia kepentingannya sangat jelas dalam rangka mencapai tujuan SDGs Nomor 4 butir 2, yaitu memastikan bahwa pada tahun 2030 seluruh anak memperoleh akses terhadap pendidikan pra-dasar yang berkualitas.

“Sebagai lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tugas kami fokus kepada research and development, capacity building, dan meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD. Di konferensi ini kami bisa tahu, membandingkan, dan menampung hasil research pendidikan pra sekolah di negara-negara lain,” terangnya di Lembang, Jumat (18/10/2019).

Menurutnya setiap bangsa punya contoh baik dalam mengasuh anak, hal itu yang coba dikumpulkan bagaimana lokal wisdom tiap etnik bisa diambil dan diimplementasikan. Seperti bagaimana di Jepang, masyarakatnya rela pajak dinaikkan asalkan uang hasil pajak dialokasikan untuk pendidikan anak usia dini. Semua entitas di masing-masing negara yang base on research menjadi bahan pelajaran untuk didesiminasikan ke guru dan orang tua.

“Semua negara berkomitmen pendidikan pra sekolah atau satu tahun sebelum SD sangat penting dalam membentuk karakter anak. Kita banyak mendapat contoh baik dari beberapa belahan dunia, hasil konferensi ini menjadi menu bahan ajar dalam bentuk modul,” tuturnya.

Kepala Divisi Pendidikan dan Perkembangan anak Usia Dini  Tanoto Foundation, Sri Kusuma menemukan, fakta tentang fenomena anak dan balita kecanduan gadget di negara Jepang. Namun kini negeri tersebut telah berhasil melewati masa suram tersebut, karena Jepang sudah masuk society 5.0 sementara banyak negara termasuk Indonesia baru pindah dari 3.0 ke 4.0. Sehingga fenomena kecanduan gawai yang terjadi di Indonesia sebagai hal yang lumrah untuk negara berkembang.

“Ke depan, ketika memasuki era 5.0, kecanduan gadget di Indonesia akan bisa dikendalikan. Pelajaran yang dapat diambil dari Jepang adalah negara tersebut justru memanfaatkan gawai untuk memudahkan kerja termasuk guru PAUD,” terangnya.

Seperti diketahui Konferensi International bertajuk Early Childhood Care Education and Parenting (ICECCEP): Navigating Practices, Strategy and Approach of Children Well-being in the Industrial Revolution 4.0 Era yang diselenggarakan oleh SEAMEO CECCEP bekerjasama dengan Tanoto Foundation diikuti oleh 150 peserta dari dalam maupun luar negeri. Seperti dari Malaysia, Kamboja, Filipina, Korea, Brunei Darussalam, Vietnam dan Indonesia selaku tuan rumah.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

RINTIS: Ulfah Nurfebrianti pemilik dari dorokdokcu berfoto bersama camilan yang diproduksinya.

Gabung Flatfrom Grab, Usaha Dorokdokcu Melejit

POJOKBANDUNG.COM, Belum pernah terpikirkan sebelumnya di benak Ulfah Nurfebrianti, di usianya yang ke-25, mojang asli Bandung ini sukses merintis usaha …
karate

Karate Jabar Sumbang Medali Emas

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Cabang olahraga (cabor) Karate Jawa Barat berhasil menyabet satu medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (Popnas) XV tahun …
Fokus

Fokus Kaji Pemilihan yang Murah

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta pemerintah fokus mengkaji Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung dengan biaya yang …