Pemkot Bandung Kumpulkan Wajib Pajak

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung mengelar Tax Gathering dengan Wajib Pajak (WP). Kegiatan tersebut dihadiri pengusaha hotel, restoran, tempat hiburan dan pengusaha jasa reklame. Tujuannya sebagai salah satu cara meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


“WP yang kami undang kali ini, adalah dari pajak pengusaha hotel, restoran, hiburan, parkir dan reklame,” ujar Kepala BPPD Kota Bandung, Arif Prasetya, kepada wartawan, Selasa (22/10).

Arif mengatakan, kegiatan digelar agar bisa terjalin komunikasi antara Pemkot Bandung dengan WP, dengan harapan bisa mencari solusi dari masalah yang dihadapi ihwal pendapatan dari sektor pajak.

“Sehingga pada gilirannya hasil pajak bisa menjadi bahan untuk melakukan pembangunan dan penataan Kota Bandung,” papar Arif.

Arif menyebut, dalam acara ini juga mengundang SKPD di lingkungan Pemkot Bandung, seperti Dishub, Disbudpar dan Bapelitbang. Kehadiran stakeholder itu bisa merancang kebijakan sehingga output dari acara ini bisa menjadi bahan peningkatan PAD.

“Dalam acara ini juga disosialisasikan mengenai program sunset policy, dimana WP yang memiliki tunggakan dari tahun 2018, akan dibebaskan dendanya. Sehingga hanya diwajibkan membayar pokoknya saja,” tambahnya.

Dengan adanya komunikasi bersama para ketua asosiasi pengusaha ini, diharapkan bisa menyampaikan informasi ini kepada para anggotanya. Sementara kepada masyarakat, lanjut Arif, pihaknya punya program operasi terpadu (opdu).

“Ini adalah program, di mana kami datang langsung ke rumah WP, dengan ditemani kas BJB. Sehingga WP bisa langsung membayar saat itu juga,” papar Arif.

Sementara itu, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana berharap, para WP membayar pajak tepat jumlah dan tepat waktu.

“Seperti kita ketahui, pajak adalah salah satu penghasilan PAD kita, sehingga, kita harus bisa menarik seoptimal mungkin,” pungkasnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …