Pinjaman Uang Muka Perumahan BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Program ini hadir karena banyak pekerja yang belum memiliki rumah. Untuk menyicil mereka mampu tetapi, uang muka pinjaman mereka tidak punya. Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan melihat peluang tersebut dengan memberikan bantuan Uang Muka perumahan.

Dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan memberikan fasilitas pembiayaan rumah dan uang muka Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi pesertanya.

Alpian SE. MM. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Lodaya mengatakan, program ini merupakan salah satu Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang diatur dalam Permenaker No 35 tahun 2016, dan diperuntukkan bagi seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan, baik mereka yang masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ataupun kategori non-MBR.

MLT yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada pesertanya ada 4 jenis, diantaranya KPR, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi perumahan (PRP) dan Kredit Konstruksi bagi pengembang.

“Saat ini kami telah bekerjasama dengan Bank BTN untuk penyaluran fasilitas pinjaman ini. Untuk bisa menikmati layanan ini, ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Syaratnya, ia menyebut yaitu Telah terdaftar aktif minimal selama 1 tahun, Perusahaan tempat bekerja tertib administrasi dan iuran serta tidak berstatus Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah maupun tenaga kerja, Belum memiliki rumah sendiri, Untuk renovasi rumah dana yang dipergunakan hanya boleh untuk renovasi rumah atas nama pekerja itu sendiri, Peserta yang mengajukan pinjaman telah lolos verifikasi kredit dari Bank penyalur yang bekerjasama.

Bagi masyarakat yang merasa tertarik dan mungkin telah memenuhi persyaratan-persayaratan yang ditetapkan, berikut tahap demi tahap yang perlu dilakukan untuk memperoleh MLT BPJS Ketenagakerjaan.

Peserta mengajukan fasilitas KPR, PUMP atau PRP ke bank kerjasama, dengan menyertakan copy bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Bank kerjasama akan melakukan verifikasi dan BI Checking. Pastikan Anda tidak masuk ke dalam blacklist BI agar permohonan kredit bisa disetujui.

Setelah melewati verifikasi awal, bank kerjasama akan melanjutkan permohonan kredit tersebut ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan untuk dilakukan verifikasi kepesertaan.

Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan akan mengirim formulir persetujuan kepada bank kerjasama untuk kemudian diproses/ditolak, sesuai dengan hasil verifikasi kepesertaan yang akan dikonfirmasikan oleh bank kerjasama kepada peserta yang mengajukan kredit.

Alpian menjelaskan bahwa MLT diberikan sebagai penambahan manfaat diluar empat program utama yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan selama ini, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (Jkm) dan Jaminan Pensiun (JP).

MLT ini dikembangkan dengan tujuan untuk menyejahterakan peserta melalui kepemilikan rumah yang layak sekaligus mendukung Program Sejuta Rumah dari pemerintah.

(sol)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …