Kartu Kis Hilang? Mobile JKN Solusinya

Riki Iskandar (33)

Riki Iskandar (33)

POJOKBANDUNG.com, ARJASARI – Kehadiran aplikasi Mobile JKN disinyalir untuk memudahkan masyarakat untuk mengakses kepesertaaan JKN-KIS dan mendapatkan informasi seputar Program JKN-KIS. Bukan hanya itu, peserta juga bisa memperoleh kartu digital di dalam aplikasi ini.


Adalah Riki Iskandar (33) dan Dewi Setiawati (28) yang merasakan kelebihan dari aplikasi Mobile JKN. Pasangan suami istri yang tinggal di Desa Batu Karut Kabupaten Bandung ini mengaku baru mengetahui bahwa bisa mendapatkan kartu digital setelah kartu KIS miliknya hilang.

“Waktu itu kartu KIS saya hilang karena dompet saya di copet. Pas saya tahu ada petugas BPJS Kesehatan datang kesini, saya langsung datang karena mau cetak kartunya lagi. Tapi saya diarahkan oleh petugasnya untuk mendownload aplikasi Mobile JKN dan bisa mendapatkan kartu digitalnya. Saya baru tau kalau sekarang JKN-KIS secanggih itu, apalagi dengan berbagai manfaatnya,” ucap Riki saat mendatangi Mobile Costumer Service (MCS) BPJS Kesehatan di lapangan Batu Karut Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung (10/10).

Menurut Riki, kehadiran MCS BPJS Kesehatan di daerahnya sangat membantu masyarakat untuk lebih mudah mendapatkan informasi secara jelas. Bagi Riki yang kesehariannya sibuk bekerja, akan sulit untuk meluangkan waktunya untuk datang ke kantor cabang.

“Kemarin saya dapat informasi dari Ketua RW katanya bakalan ada BPJS Kesehatan di Desa, makanya saya pengen dating karena mau cetak kartu lagi. Kalau ada layanan seperti ini kan bisa membantu masyarakat juga yang mungkin rumahnya jauh dengan kantor cabang atau yang ga punya banyak waktu luang seperti saya,” lanjut Riki.

Riki yang terdaftar sebagai peserta mandiri ini mengaku tidak pernah telat untuk membayarkan iuran. Ia menganggap bahwa dengan iuran yang selalu dibayarkan, akan membantu dirinya ketika nantinya membutuhkan pelayanan kesehatan dan juga akan membantu peserta lainnya untuk berobat.

“Alhamdulillah saya selalu rutin bayar iuran. Meskipun saya belum menggunakannya untuk berobat, tapi saya yakin dengan iuran yang saya bayarkan tiap bulan, pasti bisa menolong peserta lainnya yang membutuhkan biaya pengobatan. Saya selalu berharap, dengan selalu bayar iuran, saya dan keluarga selalu dikasih sehat biarniuran saya digunakan buat orang yang membutuhkan saja,” tutup Riki senyum.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

Gubernur Jabar Siap Divaksin Covid-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar menyatakan kesiapan menjadi relawan uji klinis vaksin COVID-19 …