Siraru” Optimalkan 1.924 Destinasi Wisata Jabar

Kawah Putih, salah satu objek wisata di Ciwidey, Jawa Barat.

Kawah Putih, salah satu objek wisata di Ciwidey, Jawa Barat.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kini masyarakat tak akan kebingungan untuk mencari referensi tempat wisata yang asik di Jawa Barat (Jabar). Melalui aplikasi Siraru (Sistem Informasi Terpadu) semua informasi bisa didapatkan.

Mulai dari kuliner, hotel, juga transportasi yang dapat digunakan menuju lokasi tempat wisata semua ada di aplikasi yang akan diluncurkan pada bulan November mendatang.

“Siraru ini akan kita launching bersamaan dengan West Java Festival bulan November nanti,” kata Kepala Disparbud Jawa Barat Dedi Taufik di sela soft launching Siraru, kemarin.

Melalui Siraru ini, Dedi yakin bisa menggenjot angka wisatawan untuk mengunjungi Jabar. Dimana di Jabar sendiri memiliki hampir 2.000 destinasi wisata.

Dedi juga menuturkan jika Siraru juga dapat mengitegrasikan pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota dan stake holder penyedia jasa wisata.

“Siraru ini adalah dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata,” ujar Dedi.

Dia menyampaikan, program Siraru ini dapat diakses masyarakat melalui ponsel pintar yang dapat diunduh melalui playstore. Ia pun memastikan beragam data lokasi pariwisata pada program Siraru terus diperbaharui secara bertahap.

Untuk itu, ia menggandeng berbagai elemen, baik dari asosiasi hotel, travel, pelaku kuliner dan lain-lain.

“Kemudian domain yang berkaitan dengan pengisian (informasi) dan lain sebagainya itu akan diisi oleh Bjb. Ada empat kuadran disitu, ada intelegent tourism services, ada nanti walking space, pasar digital dan ada MPD itu mobile posision data,” ucapnya.

Bersamaan dengan soft launching Siraru, pihaknya pun melaksanakan Fucus Grup Discusion (FGD) yang melibatkan pihak terkait. Di mana pada kegiatan ini dihadiri pula oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), BJB, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Organda, Kepala Disparbud kabupaten/kota dan OPD terkait.

“Kemudian FGD ini dengan Bappeda tentang perencanaan dan penganggaran. Jadi kita kolaborasikan semuanya,” pungkasnya.

(bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …