Nikmati City View di Sarae Hills

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – ‎Kawasan wisata alam perbukitan dan Bandung city view, Sarae Hills, menjadi lokasi yang paling cocok untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga.


Sarae Hills memiliki keunikan tersendiri dengan konsep yang berbeda diantara yang lainnya, tak hanya wisata alam ada kuliner, selfie, outbound acitivity dan segera akan ada menginap sehingga menjadi sebuh one stop holiday solution.

“Sebenarnya sebelum ‎adanya Sararae Hills, Lereng Anteng mungkin lebih dikenal oleh masyarakat karena sudah ada sejak 2016 dan menjadi awal dari hadirnya wisata punclut, lalu kemudian dikembangkan dan sekarang berganti nama dengan adanya unsur Sundanya,” ujar General Manager Sararae Hills, Krisyandi Nugraha Pratama kepada wartawan, Rabu (9/10/2013).

Tak hanya Lereng Anteng yang bergabung di dalam mitra Sararae Hills ada pula Boda & Tafso Barn, De Blankon, Dago Bakery, Cakrawala Sparkling Nature Restaurant, d’Dieuland dan De Blankon. Setiap mitra, lanjut Krisyandi, memiliki keuniknnya tersendiri.

“Kalau Lereng Anteng siapa ‎yang gak tau, mitra yang lainnya juga tidak kalah unik konsepnya bahkan desain interior dan ekteriornya sangat diperhatikan demi memberikan pelayanan lengkap untuk pengunjung yang datang untuk menikmati beragam kuliner sambil berfoto selfie,” bebernya.

Disinggung tiket masuk, ia menjelaskan ada kebijakan tersendiri. D’Dieuland salah satu contohnya, dengan memberlakukan tiket masuk Rp10.000‎ hari kerja dan Rp15.000 untuk akhir pekan. Berbeda dengan Dago Bakery dan Cakrawala Sparkling Nature Resturant menjual voucher mulai Rp15.000.

‎”Harga segitu nantinya bisa ditukarkan kembali untuk cemilannya,” tambahnya.

Saat ini, Krisyandi menyebut sedang membangun wisata lainnya seperti amphiteater, gampling, jembatan, danau buatan hingga hotel. “Ingin ada danau agar yang hobi mancing bisa datang kesini,” tambahnya.

Ditanya perihal spot favorit, Krisyandi mengaku terpukau dengan Cakrawala Sparkling Nature, karena restoran dengan konsep dinding berwarna biru terang dan adanya replika ikan berenang serta memadukan atap layaknya sebuah kolam air mampu membuatnya betah berlama-lama.

“‎Lebih suka jika ada sinar matahari yang masuk atau lampu mulai menyala atapnya seakan penuh air yang bikin tenang,” ucapnya.

Bagi pengunjung yang suka melihat bintang, ada spot koridor gelap yang membawa pengunjung seakan masuk ke dalam lorong bintang. Memiliki atap berlubang dengan tatanan rasi bintang jelang malam hari membuat pengunjung bisa menghabiskan waktu bersama-sama begitu lama.

Jika melirik bagian tengah Sararae Hills, sebuah kastil dengan atap kerucut layaknya sebuah negeri dongeng membuat wisatawan yang hadir berlomba untuk berswafoto.

“Kalau mau agak sepi mendingan datang agak pagi jadi bisa lebih leluasa karena belum terlalu  crowded. Karena per hari untuk akhir pekan bisa lebih dari 1.000 kendaraan yang masuk ke kawasan ini,” pungkasnya.

(nda)

Loading...

loading...

Feeds

Tarif PPh Turun, WP Diimbau Segera Lapor SPT

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 …

XL Axiata Perpanjang Gratis Akses 2GB/hari

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melanjutkan program gratis 2GB/hari sesuai dengan keputusan pemerintah yang memperpanjang tanggap darurat guna menghindari …