Lulusan UPI Mampu Ciptakan Inovasi dalam Dunia Pendidikan

WAWANCARA: Rektor UPI, Asep Kadarohman didampingi Kepala Kantor Humas UPI, Yuliawan Kasmahidayat diwawancara wartawan di Gedung Gymnasium, Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Selasa (8/10).

WAWANCARA: Rektor UPI, Asep Kadarohman didampingi Kepala Kantor Humas UPI, Yuliawan Kasmahidayat diwawancara wartawan di Gedung Gymnasium, Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Selasa (8/10).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung mewisuda 4.760 mahasiswa. Wisuda gelombang III Tahun 2019 itu terdiri dari program studi Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3). Prosesi wisuda dilaksanakan di Gedung Gymnasium, Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Selasa (8/10/2019).

Predikat lulusan terbaik disematkan kepada Trisno Ikhwanudin. Ia merupakan mahasiswa penerima beasiswa LPDP, jenjang S3 dari Prodi Pendidikan Matematika dengan capaian IPK 4,0.

Kemudian, lulusan terbaik jenjang S2 disematkan pada Widiawati dari Prodi Administrasi Pendidikan dengan IPK 4,0. Lalu jenjang S1 diraih oleh Betha Valentina Herdana, lulusan Prodi Seni Musik, dengan IPK 3,95, serta jenjang D3 diperoleh oleh Dina Medina dari Prodi Teknik Elektro dengan IPK 3,80.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum yang hadir dalam acara wisuda tersebut mengungkapkan, lulusan UPI harus menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan, khususnya di Jabar.

“UPI dari dulu sudah teruji dalam melahirkan guru yang unggul, idealis dan profesional. Saya berharap semua lulusan UPI bisa menjadi motor penggerak peningkatan pendidikan,” ucap Uu.

Uu juga berpesan agar lulusan UPI mampu menciptakan beragam inovasi guna mendukung kemajuan dunia pendidikan. Pasalnya, tantangan dan kompetisi dunia pendiidkan kedepan dapat dipastikan semakin ketat.

“Saya yakin lulusan UPI bisa berdaya saing dan mampu menciptakan gebrakan dalam peningkatan dunia pendidikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UPI, Asep Kadarohman menuturkan, lulusan UPI berhadapan dengan situasi nyata masyarakat di era revolusi 4.0 atau era disrupsi yang berdampak pada perubahan besar terkait tatanan kehidupan manusia dan menimbulkan pola atau tatanan baru yaitu, pergerakan yang cepat dunia industri dan persaingan kerja tidak lagi linear.

“Para lulusan harus memiliki kemampuan kompetitif. Berdaya saing tinggi, kreatif, cerdas dalam menangkap peluang dan piawai beradaptasi dengan lingkungan sehingga sanggup menghadapi tantangan dan dinamika perubahan zaman,” paparnya.

Asep melanjutkan, dengan berbagai upaya yang telah dilakukan pihaknya sangat optimis torehan prestasi dosen dan mahasiswa selama ini akan mampu menghadapi perubahan zaman yang cepat seperti saat ini di era revolusi industri 4.0.

“Maka dari itu mahasiswa harus memiliki jiwa kreativitas. Kami juga yakin lulusan UPI mempunyai pemahaman tentang kewirausahaan. Sehingga para sarjana baru diharapkan bisa mengembangkan peluang-peluang kerja baru yang lebih kreatif,” tandasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …

Mulai Besok OTT Koruptor Ditiadakan?

Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK akan berlaku besok (17/10). Hingga tadi malam (15/10), belum ada tanda-tanda Presiden …