Unjukrasa Mahasiswa Harus Menyentuh Substansi Agar Isu Tak Kabur

ILUSTRASI : Aksi unjuk rasa bem (badan eksekutif mahasiswa) se-Kota Bandung menolak RUU KPK, Selasa (17/9). (Moch. Taufik Maulana/job2/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI : Aksi unjuk rasa bem (badan eksekutif mahasiswa) se-Kota Bandung menolak RUU KPK, Selasa (17/9). (Moch. Taufik Maulana/job2/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Unjukrasa yang dilakukan oleh mahasiswa dengan isu penolakan RUU KPK mendapat kritik tajam. Aksi di berbagai daerah beberapa waktu lalu dinilai tidak memiliki kejelasan politik dan kurang efektif.

Mantan Ketua Bem Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Barat, Fauzan Irvan mengapresiasi gerakan mahasiswa yang terkonsolidasi secara serempak di berbagai daerah. Hanya saja, ia menegaskan kejelasan target politik sangat penting. Jangan sampai, isu yang dibawa terkaburkan dengan euforia semata.

“Kita perlu apresiasi, tapi dalam bab narasi, argumen, dan partisipasi publik ini harus diperkuat lagi, sehingga nafas gerakan akan panjang,” kata dia saat dihubungi, Senin (7/10/2019).

“Harus jelas di awal apa target politiknya, kemudian bagaimana konsolidasi massa dan juga isunya, itu yang paling penting,” ia melanjutkan.

Sementara itu, Pengurus Besar Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI), Acep Jamaludin menyebutkan aksi mahasiswa kemarin ini cenderung reaksional sehingga berujung tak terkendali hingga berujung kericuhan.

Ia berharap mahasiswa yang akan unjuk rasa agar bisa mengkaji dan mengarahkan isu yang substansial. Lalu, harus matang dalam berbicara permasalahan aksi sekaligus manajemen dan setting aksinya harus serius.

“Tindakan yang selanjutnya bagi saya itu harus dilakukan gerakan kembali tapi isunya lebih substansial,” tandasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …