Aku Digital Indonesia Resmi Terdaftar di OJK

POJOKBANDUNG.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kejaksaan, Kepolisian RI, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sepakat memperkuat kerjasama dalam Satuan Tugas Waspada Investasi untuk mencegah dan menangani maraknya tawaran dan praktek investasi ilegal.

General Operation Manager PT. AKU DIGITAL INDONESIA, Nurul Husni Farid mengatakan, OJK secara resmi mengeluarkan entitas PT. AKU DIGITAL INDONESIA dari daftar perusahaan ilegal. PT. AKU DIGITAL INDONESIA secara resmi terdaftar dengan dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari hal ini juga PT. AKU DIGITAL INDONESIA secara bertahap akan melakukan kembali kegiatan-kegiatan yang terkait rencana atau program dari PT. AKU DIGITAL INDONESIA diantaranya :

 Kembali melakukan kegiatan kegiatan promosi dengan konsep creative marketing. Dengan rekomendasi dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
 Merubah kegiatan usaha penjualan mobil seharga Rp. 50,000,000 (lima puluh juta Rupiah) dalam rangka promosi, dari sistem pengundian menjadi penjualan mobil dengan cash back sebesar 25% dari harga mobil.
 Telah mendaftarkan dan terdaftar pada system Online Single Submission (OSS) di Badan Koordinasi Penanaman Modal.
 Melakukan pembaharuan situs/website, serta melakukan perkenalan sistem aplikasi yang akan digunakan oleh masyarakat luas dari PT. AKU DIGITAL INDONESIA.

Pembaharauan pada program-program dari PT. AKU DIGITAL INDONESIA yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia seperti ‘AkuJemput’, ‘AkuProperty’, ‘AkuEnergi’, ‘AkuPay” yang akan terintegrasi dalam satu aplikasi dengan nama “AKU” yang
nantinya kami perkenalkan melalui media sosial, event, serta media cetak berjaringan, dan tentunya kegiatan atau program tersebut akan disertakan juga rekomendasi dan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Melalui prosedural yang kami jalankan dan sesuai aturan dari Otoritas Jasa Kuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kejaksaan, Kepolisian RI, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kami bisa menyelesaikan dan masih terus melakukan kewajiban kami seperti membuat perizinan yang sesuai peraturan dan hukum yang berlaku, serta menyelesaikan kewajiban kami kepada konsumen yang sampai saat ini juga akan terus kami lakukan yang menjadi hak para konsumen dari produk-produk PT. AKU DIGITAL INDONESIA.

“Kami juga memiliki banyak harapan bahwa PT. AKU DIGITAL INDONESIA bisa menjadi perusahaan yang mampu membangkitkan ekonomi masyarakat serta ekonomi bangsa dan negara Indonesia tercinta, ini adalah harapan saya pribadi sebagai General Operational Manager dari PT. AKU DIGITAL INDONESIA juga harapan dari seluruh bagian yang ada di PT. AKU DIGITAL INDONESIA,” pungkasnya.

(ard)

 

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …