Eh Kamu Ketahuan…di Lapas Banceuy, Perempuan Ini Selundupkan Sabu di Kemaluan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.con, BANDUNG – Perempuan berinisial N (39) dan RFF (24) warga Bandung Timur memanfaatkan vaginanya untuk menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu saat membesuk A di lapas Banceuy, Jalan Soekarno-hatta, Sabtu (21/9/2019).

Dugaan awal beranjak dari N dan RFF terlihat mencurigan dari gerak geriknya terutama saat ia berjalan. Petugas semakin yakin ada yang disembunyikan saat melihat benda mencurigakan terselip di vagina perempuan nahas ini.

“Jadi tadi sekitar pukul 10.30 WIB sampai pukul 11.00 kami melihat ada dua tamu yang mau besuk namun tingkah lakunya mencurigakan, dan terbukti saat di bagian pemeriksaan mereka kedapatan menyelipkan narkoba,” kata Kepala Kesatuan Lembaga Permasyarakat (KK LP) klas 2A Banceuy, Eris Ramdani saat jumpa pers di Lapas Banceuy, Sabtu (21/9/2019).

Dari tangan R.F.F petugas menyita 32 paket narkotika jenis sabu, seberat 63 gram, dan satu paket tembakau Gorila. Sedangkan dari tangan N petugas menyita 1 paket sabu seberat 45 gram, 1 paket tembakau gorila 29 butir pil warna kuning, 14 butir pil warna pink, 30 butir Alfrazolam, dan 15 butir Riklona.

“Keduanya akan membesuk dua napi yang berbeda. Pertama A.K sudah 7 bulan disini, dan yang kedua D.K dua napi ini vonisnya sama 6 tahun namun kamarnya berbeda,” kata Eris.

Hingga saat ini, kata Eris, penemuan penyelundupan sabu ke dalam Lapas tersebut sudah dilaporkan ke Direktorat Narkoba Polda Jabar dan menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …