Polisi Sita Belasan Jerigen Tuak

GELAR PERKARA: Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema saat gelar perkara pengamanan ratusan jrigen minuman oplosan di Mapolrestabes Bandung, Rabu (18/9/2019).
(foto: AZZIS ZULKHAIRIL/ RADAR BANDUNG )

GELAR PERKARA: Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema saat gelar perkara pengamanan ratusan jrigen minuman oplosan di Mapolrestabes Bandung, Rabu (18/9/2019). (foto: AZZIS ZULKHAIRIL/ RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polrestabes Bandung melalui jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) amankan ratusan jrigen minuman oplosan. Belasan jrigen tuak dan ratusan miras berbagai merek itu didapat dalam rangka kondusifitas jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024.

“Operasi minuman beralkohol ini sebagai upaya menjaga kondusifitas menjelang pelantikan Presiden RI,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema di Mapolrestabes Bandung, Rabu (18/9/2019).

Ia menjelaskan, bersama jajaran Satreskoba, telah berhasil amankan ratusan botol minuman beralkohol dari berbagai macam merek. Selain itu diamankan juga ratusan jrigen minuman oplosan dan belasan jrigen minuman tuak.

“Kami berhasil mengamankan minuman beralkohol pabrikan 358 botol, minuman beralkohol oplosan 865 botol, dan tuak 11 jerigen,”jelas Irman.

Irman menyebutkan, barang bukti hasil sitaan telah diamankan di Mapolrestabes Bandung. Sedangkan untuk para penjual dikenakan pembinaan dan dikenakan penerapan tindak pidana ringan.

Irman menambahkan, bahwa terhadap para pelaku selain diberikan pembinaan, mereka juga akan disangkakan tindak pidana ringan (Tipiring) dengan sesuai pasal yang berlaku.

“Tipiring, sebagaimana diatur dalam Pasal 17 ayat (2), ayat (3) Perda No. 11 tahun 2010 tentang Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian minuman beralkohol,”tandasnya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polrestabes Bandung, berhasil meringkus 24 orang pelaku penyalahgunaan narkoba dari 22 kasus selama dua pekan dalam bulan September 2019.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema menuturkan, dari tangan tersangka, ratusan gram narkoba jenis sabu-sabu dan belasan gram narkoba jenis ganja di beberapa wilayah di Kota Bandung telah diamankan.

Irman mengatakan, para pelaku melakukan modus transaksi narkotika, dengan cara meletakan barang di perumahan, apartemen dan kost-kostan. Selain itu beberapanya juga ada yang dijual melalui media online.

Irman menyebut, seorang bandar berinisial HI berhasil diamakan oleh polisi. Pelaku HI dikatakan dia, merupakan seorang target operasi dari satreskoba, dari tangan HI pun sudah diamankan 381 gram sabu-sabu.

Polisi pun melanggar para tersangka dengan pasal 114 UURI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan pidana denda sebesar minimal 1 milyar maksimal 10 milyar.

Sementara untuk para pengguna dipersangkakan melanggar pasal 112 Jo pasal 127 UURI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda minimal 800 juta maksimal 8 milyar.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Mulai Besok OTT Koruptor Ditiadakan?

Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK akan berlaku besok (17/10). Hingga tadi malam (15/10), belum ada tanda-tanda Presiden …