PKB Beri Bantuan Advokasi untuk Warga yang Membutuhkan

MEMBANTU: Tim Advokasi PKB berhasil membantu warga untuk mengambil ijazah yang tertahan oleh pihak sekolah.

MEMBANTU: Tim Advokasi PKB berhasil membantu warga untuk mengambil ijazah yang tertahan oleh pihak sekolah.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung memberikan bantuan advokasi secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan itu diberikan kepada masyarakat yang merasa kesulitan mengakses pendidikan atau kesehatan.


Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin Affandi mengungkapkan, program bantuan tersebut sudah lama bergulir. Hingga saat ini pihaknya telah banyak menerima aduan masyarakat.

“Banyak yang datang ke rumah, misalnya meminta bantuan untuk advokasi ijazah yang ditahan pihak sekolah. Alhamdulillah kami bantu sampai selesai,” ucap Erwin, Senin (4/9/2019).

Erwin melanjutkan, hingga saat ini tak kurang dari 100 ijazah milik warga tidak mampu berhasil ditangani.

“Lebih dari 100 ijazah yang sudah kami tangani. Ijazah mereka ditahan karena tidak mampu menebusnya. Kami berikan advokasi dengan mendatangi sekolah-sekolah yang bersangkutan untuk dilakukan negosiasi,” terangnya.

Menurut Erwin, sekolah tidak dibenarkan menahan ijazah siswa hanya gegara tidak mampu menebusnya. Berdasarkan laporan yang ditangani, rata-rata ijazah yang ditahan itu jenjang SMP dan SMA. Ijazah itu kata Erwin, ditahan ada yang sampai dua hingga tiga tahun.

“Enggak usah menahan ijazah. Buat apa juga ditahan, enggak ada manfaatnya ‘kan kasihan warga yang tidak mampu, mau melamar pekerjaan jadi susah,” paparnya.

Lebih jauh Erwin memaparkan, pihaknya membuka ruang kepada warga tidak mampu yang membutuhkan bantuan mengenai persoalan pendidikan. Dalam hal ini, PKB telah membentuk tim advokasi.

“Jadi, warga yang membutuhkan bantuan bisa datang ke rumah di Jalan Wuluku Raya nomor 15 Kota Bandung. Kebetulan, untuk saat ini posko di rumah saya sendiri,” ucapnya.

Selain bantuan advokasi soal pendidikan, kata Erwin, PKB juga menampung aduan layanan kesehatan. Bagi warga yang mengalami persoalan layanan kesehatan pihaknya siap memberikan bantuan.

“Ada ambulance yang bisa digunakan untuk layanan kesehatan.

Lalu jika ada masalah soal layanan BPJS Kesehatan, kami akan berikan advokasi dan ini sudah berjalan,” imbuhnya.

“Bagi ibu-ibu yang melahirkan juga kami siapkan mobil untuk diantar ke rumah sakit. Aktivitas yang kami lakukan ini semata-mata untuk ibadah dan ingin bermanfaat bagi masyrakat luas,” pungkasnya.

(azs)

 

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …