Perangi Narkoba Perlu Peran Aktif Semua Pihak

EKSPOSE : Kejaksaan Negeri Cimahi memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan sebelum di musnahkan, di Halaman Kantor Kejari Cimahi Jalan Sangkuriang, Rabu (18/9/2019).
(foto: GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG)

EKSPOSE : Kejaksaan Negeri Cimahi memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan sebelum di musnahkan, di Halaman Kantor Kejari Cimahi Jalan Sangkuriang, Rabu (18/9/2019). (foto: GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Berbagai jenis barang bukti hasil kejahatan selama delapan bulan dimusnahkan. Barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkract) itu dimusnahkan di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi, Jalan Sangkuriang Kota Cimahi, Rabu (18/9/2019).

Adapun macam jenis hasil kejahatan tersebut yakni, ganja, sabu, ekstasi, dan pil trihexyphenidyl. Selain narkoba, ada pula barang bukti lainnya yaitu, puluhan unit ponsel, helm, jaket dan senjata tajam.

Kepala Kejari Cimahi, Harjo mengatakan, semua barang bukti itu didapat dari 60 perkara yang telah ditangani selama Januari hingga Agustus 2019.

“Pengungkapan ini adalah hasil kerja keras dan kerjasama antara aparat dengan masyarakat yang berjalan dengan baik,” kata Harjo.

Sementara itu, menurut KBO Satnarkoba Polres Cimahi, Iptu Wasiman mengatakan, pihak kepolisian terus melakukan pemberantasan beredarnya narkotika dan peran masyarakat ikut andil dalam hal pemberi informasi.

“Peran masyarakat sangat dan diharapkan turut andil dalam rangka pengungkapan di wilayah hukum polres cimahi sangat diperlukan. Bagi masyarakat jangan khawatir dan dilindungi 1000 persen akan aman masyarakat bisa kontribusi,” ujar Wasiman.

Wasiman menambahkan ada beberapa oknum masyarakat yang menanam ganja namun jumlahnya relatif kecil.

“Diwilayah kita juga ada yang coba tanam ganja nilainya tidak terlalu banyak, tetapi mana kala siap panen, sekian ratus orang, bisa menikmati ganja itu,” ujarnya.

Ditempat yang sama, mengingat banyaknya jumlah barang bukti yang diamankan,  Wakil Walikota Cimahi, Ngatiyana merasa prihatin atas hal tersebut. Menurutnya, kejahatan seperti ini memang tidak bisa diberantas jika hanya oleh aparat saja. Namun, dibutuhkan pula peran aktif masyarakat, agar khususnya di wilayah Cimahi ini generasi penerus terutama anak muda, terhindar dari bahaya narkoba.

“Saya harap warga berani melapor ke pihak berwajib, untuk melakukan pencegahan pengedaran narkoba, minimal di lingkungan sekitar,” kata ngatiyana.

Menurutnya, berkaca dari pengungkapan ini menjadi pekerjaan rumah dari semua pihak dan lembaga terkait bahwa, ancaman narkotika semakin nyata. Di sisi lain, pihaknya juga mengapresasi kinerja dari Kejari dan Polres Cimahi yang telah membongkar dan menangkap para pelakunya.

“Kasus penyalahgunaan narkotika ini trendnya terus meningkat, itu yang harus diwaspadai. Ini adalah perang modern yang harus diwaspadai generasi muda, jika sampai mereka terkena maka bahanya bisa fatal dan sensitif karena bisa merusak sel otak serta mental,” pungkasnya.

(cikal/job)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …