Bawaslu Cimahi Tingkatkan Pemahaman Politik

Akhmad Yasin Nugraha, Kordiv Humas dan Hubal Bawaslu Cimahi

Akhmad Yasin Nugraha, Kordiv Humas dan Hubal Bawaslu Cimahi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi menilai hingga saat ini edukasi pemilu belum sepenuhnya dipahami masyarakat, termasuk pemilih pemula. Terlebih, sejauh ini masih banyak ditemukan berbagai pelanggaran saat kampanye.

Menurut Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Kota Cimahi, Akhmad Yasin Nugraha, agar masyarakat paham tentang kepemiluan, sudah sepatutnya berbagai pihak turut andil untuk mencerdaskan masyarakat dalam menyikapi politik.

“Kita tidak selalu bisa gerak sendiri saat pengawasan, lantaran tidak berimbangnya jumlah anggota dengan warga,” kata Yasin di Kantor Bawaslu Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang, Rabu (18/9/2019).

Akibat kurangnya pemahaman politik di masyarakat, lanjut dia, tak jarang pelanggaran elemnter sering kali terjadi, dengan begitu tak jarang pula warga yang belum mengerti juga potensi pelanggaran terkait politik uang, yang sangat diharamkan oleh pihak penyelenggara.

“Makanya edukasi politik ini sudah saatnya dikenalkan pada generasi muda lebih awal, agar potensi kesalahan maupun pelanggaran dalam pemilu bisa dicegah sejak awal,” ungkapnya.

Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan saat ini, kata dia, yakni menjalankan program “Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif”. Program tersebut merupakan program nasional yang dikeluarkan oleh Bawaslu RI.

“Program ini untuk mepersiapkan kader pemilu, terkait pemgawasan partisipatif di masayarakat terutama dikalangan pelajar,” jelasnya.

Sementara itu, Bawaslu Cimahi sendiri, dalam upaya meningkatkan pendidikan politik di wilayahnya, beberapa langkah sudah dilakukan, dari mulai mengirim tiga kader mahasiswanya ke tingkat Provinsi untuk belajar. Lainnya, bawaslu pun telah menyediakan pojok pengawasan di tingkat bawaslu kota, untuk menampung aspirasi maupun menerima keluhan hingga penjelasan mengenai kepemiluan.

“Saat ini yang masih terus berjalan adalah memberikan pemahaman politik kepada masyarakat termasuk pemilih pemula,” ucapnya

Ia berharap nantinya kadernya ini, seusai mendapatkan pelatihan bisa menurunkan ilmunya dan akan menjadi simpul simpul di setiap daerah khsusunya di Kota Cimahi.

“Kaderisasi ini nantinya bisa diturunkan ke masyarakat menjadi simpul-simpul seperti pojok pengawas di tiap RW, menghimpun orangtua, pemuda yang peduli terhadap pengawasan terhadap Money politic dan ujuran kebencian dalam penyelenggaraan Pemilu kedepannya,” pungkasnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …