Rp 80 M untuk Revitalisasi Pasar Tagog

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Rencana pembangunan Pasar Tagog di Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpaksa kembali dilelang ulang setelah terbengkalai lebih dari enam tahun. Beberapa kali upaya revitalisasi pasar tersebut kerap gagal dilakukan lantaran pemenang lelang tidak melaksanakan pembangunan.

Menurut Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan KBB, Avira Nurafifah, revitalisasi Pasar Tagog seharusnya dilakukan beberapa bulan lalu. Namun, pemenang lelang sebelumnya tidak melaksanakan proyek tersebut.

“Pememang lelang sebelumnya itu kami nyatakan wanprestasi, karena tidak melaksanakan pembangunan dengan alasan yang tidak jelas. Proyek ini terpaksa dilelang ulang,” ujarnya di Ngamprah, Selasa (17/9/2019).

Pada 2019 ini, revitalisasi pasar tersebut kembali digulirkan dengan investor yang akan melakukan pembangunan masih merupakan perusahaan konsorsium dengan perusahaan pemenang lelang sebelumnya. Namun, perusahaan tersebut tidak melaksanakan kewajibannya.

Dia mengungkapkan, revitalisasi Pasar Tagog Padalarang sebenarnya sudah harus dilakukan sejak 2013 lalu. Namun, salah satu investor pemenang lelang meninggal dunia. Beberapa tahun kemudian, revitalisasi terus diwacanakan namun terkendala berbagai hal termasuk belum terjadi kesepahaman dengan para pedagang.

“Akhirnya, proyek ini kembali dilelang ulang dan sekarang sedang berproses di Unit Layanan Pengadaan. Setelah ada pemenang, kami harap pembangunan bisa segera dilaksanakan,” ujar Avira.

Menurut dia, revitalisasi Pasar Tagog dilakukan dengan lelang investasi, sehingga biaya pembangunan ditanggung sepenuhnya oleh investor. Berdasarkan perencanaan sebelumnya, biaya pembangunan pasar tersebut diperkirakan sebesar Rp 80 miliar.

Kecuali Pasar Tagog, dua pasar tradisional lainnya yang dikelola Disperindag KBB sudah direvitalisasi. Kedua pasar tersebut, yaitu Pasar Panorama Lembang dan Pasar Batujajar yang dibangun oleh investor yang sama, yaitu PT Bangun Bina Persada.

“Berbeda dengan Pasar Tagog, revitalisasi Pasar Lembang dan Batujajar tidak banyak menemui kendala. Sekarang, kedua pasar tersebut sudah tertata rapi dengan konsep pasar tradisional semimodern,” ujarnya.

Seperti diketahui, pembangunan Pasar Tagog di pusat kota Padalarang ini sudah lama dinantikan para pedagang serta masyarakat setempat. Soalnya, keberadaan pasar yang kumuh membuat kawasan itu tampak semerawut.

(bie)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …