Pilkades Karangtunggal Memanas

PEMBEKALAN : Kapolsek Paseh, Iptu Zazid Abdulloh, memberikan pembekalan terhadap anggota di Gor Desa Karangtunggal Kec Paseh Kab Bandung ,Selasa (17/9/2019).
(foto: DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG)

PEMBEKALAN : Kapolsek Paseh, Iptu Zazid Abdulloh, memberikan pembekalan terhadap anggota di Gor Desa Karangtunggal Kec Paseh Kab Bandung ,Selasa (17/9/2019). (foto: DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, PASEH – Rencana gelaran Pilkades Karangtunggal. Kec Paseh Kab Bandung sampai saat ini masih menyisakan polemik. Sebelumnya, sepuluh balon kades telah menyerahkan hasil tes di UNPAD, Jumat lalu.

Adapun hasil keputusan panitia Pilkades Karangtunggal dari sepuluh balon yang mengikuti seleksi calon kades ialah: 1.Rina Marlin, 2.Opon 3.Wahyu 4.Dahlan Maulana 5.Eden 6.Ohan 7.Momon 8.Dani Heriyanto 9.Yayan Mardiana 10.Bagus Mulyana

Dari sepuluh balon yang menggikuti seleksi calon Pikades sudah didapat hasil keputusan panitia lima orang yang lolos yaitu: 1.Rina Marlina 2.Wahyu 3.Ohan 4.Bagus Mulyana 5.Dahlan Maulana

Namun belakangan yang terjadi dari lima bakal calon yang gugur tersebut ada beberapa calon yang merasa dirugikan yang dilakukan pihak panitia dan mereka memprotes keadaan ini.

Belakangan diperoleh keterangan terjadi ada calon yang telah lulus menjadi dinyatakan gugur sementara ada yang tadinya dinyatakan gugur malah dapat masuk menjadi peserta calon kades.

Hingga akhirnya pihak panitia menjadi serbuan protes pihak para balon yang merasa dirugikan dan hal ini sontak membuat jajaran pihak keamanan turun untuk membackup.

Pihak panitia sempat menyerahkan persoalan ini ke pihak BPMD Kab Bandung,namun persoalan ini dikembalikan terhadap BPD desa sebagai lembaga pembuat perdes dan pembentuk panitia Pilkades .

Sampai berita ini diturunkan .Selasa (17/9/2019) belum diperoleh keputusan yang menentukan dari pihak panitia pilkades Karangtunggal.

Namun Jajaran pihak keamanan baik dari satuan Pol PP,jajaran kepolisian serta anggota TNI dari Koramil Paseh,saat ini sepertinya masih ekstra ketat memberikan pelayanan serta menjaga keamanan di wilayah desa Karangtunggal. Hal ini menjadi bahan kajian pihak pemerintahan kecamatan Paseh.

Seperti diutarakan oleh Kasie Pemerintahan Kec Paseh Kab Bandung, H Jaja Surjana. Selasa (17/9/2019) saat dijumpai di tempat kerjanya.

Menurutnya, persoalan yang terjadi menjelang Pilkades Karangtunggal sepertinya menimbang kondisi yang ada dan terbilang cukup rumit. ”Lebih baik dipending dulu hingga suasana warga kembali mencair,tentram serta kondusip,” katanya.

“Idealnya untuk Pilkades Karanggtunggal digelar serentak 26 Oktober mendatang lebih bagus dipending dan ditangguhkan hingga disatukan ke putaran Pilkades serentak yang akan datang tahun 2021,” tuturnya.

Kasie Pemerintahan Kec Paseh ini menambahkan, diharapkan ke depan seandainya dilakukan seleksi akademis oleh perguruan tinggi, pengumuman diharap dilakukan langsung oleh pihak tim penyeleksi yang langsung disampailan terhadap para balon dihari yang sama.

”Untuk menghindari prasangka negatif,jangan oleh pihak panitia apalagi diumumkan lewat harinya,” ujar H Jaja

”Sementara untuk pimpinan jabatan kepala desa sementara  atau pjs kades dapat di perpanjang atau ada bentuk rotasi penggantian asal dari aparatur kecamatan,” pungkasnya.

(den)

Loading...

loading...

Feeds