Pembukaan Festival Of Light Bikin Macet, Parkir Liar Gunakan Jalur Lambat

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pembukaan Festival Of Light di Bandung langsung diserbu warga, Jumat (13/9/2019). Namun untuk menikmati keindahan wisata malam bersama aneka karakter Lampion, Garden Light Decoration, LED Decoration di FESTIVAL OF LIGHT BANDUNG membuat lalu lintas di Jalan Ibrahim Adjie menjadi lebih macet.

Pengguna jalan seperti roda empat dan dua yang hendak pulang jadi terlambat, karena banyaknya parkir liar yang berdiri di jalur lambat.

Seperti yang dialami Didik Sopandi (51) asal warga Antapani yang hendak pulang harus terjebak macet di Flyover Kiaracondong. “Saya di Flyover Kiaracondong hampir setengah jam tak bergerak. Begitu melintasi festival, saya lihat parkir motor berjajar di jalur lambat. Jalur utamanya jalan pelan sekali,” ucapnya.

Ia mengaku, biasanya kemacetan tak begitu lama hanya 5 menit di Flyover Kiaracondong. Gegara festival itu, ia terlambat pulang ke rumah. “Kok pihak penyelenggara tidak antisipasi parkir liar itu,” tandasnya.

Sementara pengendara roda dua, Andi (27) warga Buah Batu mengaku merasa senang melihat FESTIVAL OF LIGHT BANDUNG sudah dibuka, Namun, kata dia, lalu lintasnya makin macet, sehingga dirinya harus bersabar menjalankan motornya.

“Saya ini buru-buru mau kirim barang, tetapi malah kejebak macet. Jalur lambat malah dipakai parkir. Ya tolong dong panitia segera tertibkan parkir liar itu,” pungkasnya.

(ard/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …