Lokasi Mal Pelayanan Publik Belum Jelas

TINJAU: Walikota Bandung Oded M Danial saat meninjau kondisi eks Gedung Matahari Banceuy, Rabu (11/9/2019).
( IST )

TINJAU: Walikota Bandung Oded M Danial saat meninjau kondisi eks Gedung Matahari Banceuy, Rabu (11/9/2019). ( IST )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tinjau ulang kondisi gedung eks Matahari, Banceuy. Bangunan tersebut menjadi opsi bakal pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP), lantaran kerjasama dengan pihak ketiga (pengelola) akan berakhir.


“Kerjasama dengan pihak ketiga soal pengelolaan gedung sudah berjalan selama 30 tahun, dan akan habis pada 19 September 2019,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan(DPKP3) Kota Bandung, Dadang Dharmawan, Rabu (11/9/2019).

Dadang melanjutkan, kerjasama yang bakal berakhir itu menjadi pelaung dan menjadi opsi untuk pembangunan MPP. Bahkan, Pemkot Bandung meninjau langsung untuk mengetahui gedung tersebut akan bisa dimanfaatkan atau tidak.

“Kami kan sedang butuh gedung yang akan digunakan untuk Mall Pelayanan Publik (MPP), nah ini salah satu alternatifnya,” terang Dadang.

Disisi lain, sambung dia, lahan seluas 2.800 meter itu bukan sepenuhnya milik Pemkot Bandung, melainkan ada yang milik Pemprov Jabar dan pihak ketiga.

“Makanya, kita belum bisa hitung berapa persisnya nilai aset dan potensi yang bisa diambil dari gedung ini. Tapi, rencananya pengelolaan akan diakuisisi sehingga bisa dikelola oleh Pemkot Bandung mengingat semua dalam satu hamparan gedung,”

Menanggapi hal ini, Walikota Bandung Oded M Danial mengatakan, sebelum meninjau gedung eks Matahari Banceuy, pihaknya sudah meninjau Pasar Kosambi untuk kebutuhan pengadaan MPP.

“Tadi kita sudah lihat kondisi Pasar Kosambi. Kebetulan di lantai 3 ada lahan seluas 8 ribu meter yang bisa digunakan untuk kebutuhan MPP,” katanya.

Menurut Oded, Pasar Kosambi cukup memadai untuk dijadikan lokasi MPP. Selain lokasinya strategis, luas nyapun memadai. Jika MPP didirikan di pasar Kosambi, Oded berharap bisa menghidupkan perekonomian terlebih selepas kebakaran.

“Jadi orang-orang yang datang ke mal pelayanan bisa belanja juga di sana,” harapnya.

Terlebih, sekarang pengelolaan Pasar Kosambi sudah diambil alih oleh PD Pasar. Sehingga memudahkan koordinasi ketika akan digunakan oleh Pemkot. Oded berharap, pembangunan bisa dilakukan secepatnya, sehingga mal bisa digunakan sesegera mungkin.

“Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa realisasi. Kan itu tinggal direnovasi,” pungkasnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

mahasiswa

Indeks Pembangunan Pemuda Lebih Penting

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Jawa Barat ikut merespons soal revitalisasi Gedung Pakuan yang menjadi rumah dinas …
ROLLER

Tekan Laka dengan Roller Barrier

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan di beberapa titik jalan Jawa Barat sudah terpasang roller barrier atau pembatas …
karang

Program Karang Taruna Harus Bermanfaat

POJOKBANDUNG.com,SUBANG – Karang Taruna Kabupaten Subang merumuskan program kerja lima tahun ke depan. Diharapkan melalui Rapat Kerja (raker), dapat tercipta …
bupati

Manfaatkan Medsos untuk Perkenalkan Wisata

POJOKBANDUNG.com,SUBANG – Bupati Subang, H Ruhimat mengajak generasi milenial untuk berperan dalam mempromosikan pariwisata di Kabupaten Subang, khususnya dengan memanfaatkan …