Uu Tak Khawatir Raperda Pesantren Ditolak

KUNJUNGAN: Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum saat mengunjungi sejumlah santri di salah satu Pondok Pesantren di Jawa Barat.
( IST )

KUNJUNGAN: Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum saat mengunjungi sejumlah santri di salah satu Pondok Pesantren di Jawa Barat. ( IST )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, para ulama, kiai, santri, hingga pengurus pondok pesantren tidak perlu risau terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren yang ditolak oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


“Jangan gempeur (grogi) jangan sieun (takut) karena Perda Pesantren ditolak Kemendagri,” kata Uu Ruzhanul Ulum seusai melantik Pengurus DKM Masjid Al-Jabbar Cimangkok tingkat kabupaten/kota, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Senin (9/9/2019).

Uu mengatakan, sebagai perpanjangan pemerintah pusat di daerah, pihaknya harus patuh dengan keputusan Kemendagri yang menolak usulan Raperda Pesantren. Menurut dia, meskipun Raperda Pesantren tersebut ditolak oleh Kemendagri, pihaknya akan tetap memperhatikan keberadaan pesantren.

“Tetapi karena itu tuntutan masyarakat maka saya dan gubernur akan memperjuangkan supaya tuntutan masyarakat dan ulama itu bisa direalisasikan dan itu termasuk janji kami saat kampanye,” kata dia.

Oleh karena itu, kata Uu, ke depan akan ada payung hukum dalam upaya memperhatikan para kiai, ulama, santri dan pondok pesantren, khususnya berbentuk bantuan atau perhatian.

“Legalitasnya nanti kita bicarakan, bukan berarti kami melawan arahan Mendagri. Arahan Mendagri kami terima tetapi keinginan masyarakat pun kami tampung dan ada solusinya,” kata dia.

Pihaknya berjanji pada 2020 Pemprov Jabar akan memberikan perhatian, khususnya bantuan kepada para ulama, kiai, santri dan pondok pesantren. Selama ini hanya pesantren yang mengusulkan saja yang berhak menerima bantuan dari Pemprov Jabar.

“Yang kedua kalau lewat bansos itu tidak bisa berturut-turut tahun ini dapat tahun depan tidak, sementara kebutuhan pesantren tiap hari ada. Kenapa tidak, tahun yang akan datang, pesantren bisa diberikan bantuan seperti halnya SD, SMP, lewat rekanan lelang. Jadi ponpres penerima manfaat juga,” pungkasnya.

(arh/net)

Loading...

loading...

Feeds

mahasiswa

Indeks Pembangunan Pemuda Lebih Penting

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Jawa Barat ikut merespons soal revitalisasi Gedung Pakuan yang menjadi rumah dinas …
ROLLER

Tekan Laka dengan Roller Barrier

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan di beberapa titik jalan Jawa Barat sudah terpasang roller barrier atau pembatas …
karang

Program Karang Taruna Harus Bermanfaat

POJOKBANDUNG.com,SUBANG – Karang Taruna Kabupaten Subang merumuskan program kerja lima tahun ke depan. Diharapkan melalui Rapat Kerja (raker), dapat tercipta …
bupati

Manfaatkan Medsos untuk Perkenalkan Wisata

POJOKBANDUNG.com,SUBANG – Bupati Subang, H Ruhimat mengajak generasi milenial untuk berperan dalam mempromosikan pariwisata di Kabupaten Subang, khususnya dengan memanfaatkan …