Tumpukan Sampah di Akhir Pekan

ILUSTRASI : sampah menumpuk di sekitaran Jalan Pesantren Kota Cimahi.
( IST )

ILUSTRASI : sampah menumpuk di sekitaran Jalan Pesantren Kota Cimahi. ( IST )

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Setiap akhir pekan, sampah selalu terlihat menumpuk di Jalan Pesantren, tepatnya di pertigaan menuju Jalan Jati Serut, RT 02/16, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Tumpukan sampah itu dikeluhkan oleh warga dan pengguna jalan karena mengganggu aktivitas serta menimbulkan kesan kumuh di kawasan tersebut sebab sampah menumpuk di bahu jalan.

Menurut warga sekitar, Agin Hidayat (42), kondisi itu terjadi akibat masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan di pinggir jalan. Menumpuknya sampah setiap akhir pekan di pinggir jalan itu sudah terjadi sejak dua tahun lalu. Kebanyakan sampah itu berasal dari warga RW 16 Kelurahan Cibabat. Terkadang ada juga pengguna jalan yang sambil melintas membuang sampah di tempat tersebut.

“Sudah lama, ada sekitar dua tahunan sampah menumpuk di sana. Sayang aja, jadi kumuh dan mengganggu. Ini kan kawasan ramai pengendara dan aktivitas warga,” ucapnya.

Selain tidak enak dipandang, lanjut dia, keberadaan sampah itu juga kerap menimbulkan bau tak sedap. Dirinya juga tidak mengerti kenapa setiap akhir pekan di titik itu selalu ada tumpukan sampah. Dia berharap ada solusi dari pihak berwenang agar sampah itu tidak menumpuk lagi di pinggir jalan.

“Ya paling tidak dibuatkan tempat penampungan sampah yang layak, tidak diletakan di bahu jalan,” sambungnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Mochammad Ronny membenarkan bahwa selalu ada tumpukan sampah di pinggir Jalan Pesantren setiap pekannya. Persoalan itu muncul disebabkan  ketiadaan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara di RW 16. Akibatnya, warga di sana menyimpan sampah di pinggir jalan sambil menunggu pengangkutan.

“Memang di sana tidak punya TPS, jadi dikumpulkan di pinggir jalan. Tapi Sabtu adalah jadwal pengangkutannya,” terangnya.

Pihaknya saat ini tengah mengupayakan pemilahan sampah organik dan anorganik seperti yang dilakukan di RW 07 Kelurahan Pasirkaliki. Hal itu diharapkan dapat mengurangi volume buangan sampah ke TPA karena pemilahan dilakukan sejak awal. Setidaknya dengan kegiatan itu timbunan sampah yang diproduksi bisa dikurangi sejak dari rumah tangga.

“RW 16 Kelurahan Cibabat merupakan salah satu wilayah yang belum tersentuh program Zero Waste. Karena belum tersentuh ditambah ketiadaan TPS sementara, maka sampah kerap menumpuk di pinggir jalan,” pungkasnya.

(net/gat)

Loading...

loading...

Feeds

ruhimat

Ruhimat Tantang Bukti Jual Beli Jabatan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H.Ruhimat mengatakan, pelantikan dan rotasi jabatan sebagai penyempurnaan serta penyemangat baru. “Pelantikan ini sebagai penyegaran …
gerakan

Gerakan Azzan Serentak Tuai Sorotan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat sorot ihwal kebijakan Pemkot Bandung dan dengan Badan Hisab Rukyat (BHR) …