Pesilat Meriahkan Tahun Baru Islam

JURUS : Para pesilat dan undangan memperagakan jurus silat saat memeriahkan tahun baru Islam 1 Muharam 1441 H dan Milangkala ke -19 tahun Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah Sabtu (7/9/2019) malam.
( Foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

JURUS : Para pesilat dan undangan memperagakan jurus silat saat memeriahkan tahun baru Islam 1 Muharam 1441 H dan Milangkala ke -19 tahun Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah Sabtu (7/9/2019) malam. ( Foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Ratusan pesilat dari berbagai paguron melakukan atraksi seni bela diri dalam rangka memeriahkan tahun baru Islam 1 Muharam 1441 H dan Milangkala ke -19 tahun Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah Sabtu (7/9/2019) malam.

Pimpinan Ponpes Raudlatul Hasanah KH.Abdul Mukmin yang kerap disapa Ustad Maung mengatakan acara haul yang diselenggarakan ini istimewa, sebab selain menampilkan atraksi para pendekar atau jawara dari berbagai paguron, juga ada pertunjukan musik underground dan punk beraliran cadas.

“Artinya, kegiatan ini tak hanya kegiatan kerohanian saja, melainkan untuk mempersatukan seluruh elemen dari anak punk underground, pencak silat dan musik-musik tradisional lainnya,” ujarnya.

Sesungguhnya inilah yang dinamakan Islam nusantara, artinya milik semua umat. “Kami tidak melihat perbedaan tapi kami melihat ada persamaan di dalamnya. Ini adalah demi agama, demi negara,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pesantren ini adalah cikal bakal dari pada NKRI maka pihaknya minta kepada seluruh pejabat yang ada di negeri ini untuk memperhatikan semua pesantren.

“Perhatikanlah kami, perhatikanlah pesantren dan kami minta kepada bapak presiden dalam tanda kutip bapa Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin tolong harus ada Kementerian yang khusus pengurus pesantren,” tegasnya.

Hadir dalam acara itu Bupati Subang H Ruhimat, Kemenag Subang H Abdulrohim, Danyon 312 Kala Hitam Subang Letkol Inf Dedy, Ketua IPSI Kabupaten Subang, Hj. Ellys Langi, para santri, ratusan masyarakat setempat dan tamu undangan lainnya.

Bupati Subang, H.Ruhimat apresiasi kegiatan tersebut dan merasa bangga, karena dengan adanya kegiatan ini, anak-anak dari berbagai kalangan termasuk dari komunitas Musik Underground Subang pun, mau bekerja sama dengan Kiayi Maung.

“Saya merasa bangga, dan juga sangat apresiasi sekali dengan adanya kegiatan ini. Baru saat ini, saya melihat bahwa dalam kegiatan pesantren, ada musik Underground/Musik metal masuk pesantren, dan saya harapkan bagi para pemuda yang tergabung dalam Komunitas musik Metal ini, mari kita bersama-sama untuk menjadi kan Subang Jaya Istimewa Sejahtera (Jawara),”pungkasnya.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds

gerakan

Gerakan Azzan Serentak Tuai Sorotan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat sorot ihwal kebijakan Pemkot Bandung dan dengan Badan Hisab Rukyat (BHR) …
komitmen

Komitmen Jalankan Program CRH

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sejauh ini Kota Cimahi masih konsisten menjalankan program Cimahi Reading Habbit (CRH). Tak mudah menjalankan hal tersebut …