Main HP di Motor Undang Aksi Kejahatan

ILUSTRASI : Satreskrim Polres Cimahi saat gelar perkara beberapa waktu lalu.
“Tentunya untuk mengamankan wilayah dari gangguan Kamtibmas, sudah seharusnya kita bersama memerangi kejahatan di wilayah Cimahi,” AKP Yohanes Redhoi Sigiro, Kasat Reskrim Polres Cimahi
( Foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

ILUSTRASI : Satreskrim Polres Cimahi saat gelar perkara beberapa waktu lalu. “Tentunya untuk mengamankan wilayah dari gangguan Kamtibmas, sudah seharusnya kita bersama memerangi kejahatan di wilayah Cimahi,” AKP Yohanes Redhoi Sigiro, Kasat Reskrim Polres Cimahi ( Foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Mendadak seseorang berteriak meminta pertolongan kepada driver ojeg yang kebetulan melintas di wilayah Baros Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi Sabtu dini hari (7/9/2019).

Ternyata teriakan tersebut diakibatkan oleh aksi percobaan pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang pelajar SMKN 1 Cimahi bernama, Muhammad Akhir. Sesat sebelum kejadian, Akhir hendak pulang ke rumahnya di daerah Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan. Namun ditengah perjalanan, remaja yang berboncengan itu dipepet oleh orang yang diduga akan melakukan tindak kejahatan.

Peristiwa itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohanes Redhoi Sigiro. Dari keterangan korban, Yohanes mengatakan, pelaku sempat memepet kendaraan yang dikendari korban sambil memaksa korban untuk menepi. Kala itu, kemungkinan korban ketakutan, sehingga dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengamambil barang berharga.

“Korban ditendang oleh pelaku, kemudian pelakunya langsung melarikan diri,” kata Yohanes.

Tak lama setelah barang berharganya diambil oleh pelaku, korban berteriak minta tolong kepada driver gojeg yang kebetulan melintas di kawasan Gereja Santo Ignatius Kel. Baros Kec. Cimahi Tengah Kota Cimahi. Mendengar teriakan tersebut, driver ojol tersebut langsung melakukan pengejaran sampai di depan Taman Kartini, Jalan Baros. Untuk menyelamatkan diri dari dari amuk massa, kedua pelaku itu berusaha melarikan diri dan sempat mengancam warga menggunakan senjata api jenis air softgun.

“Pelarian kedua pelaku berakhir di depan Pusdikhub TNI AD, yang dibantu anggota TNI bernama pak Suryadi. Kemudian langsung di bawa ke Mapolres Cimahi,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan, pelaku diketahui berinisial Ambon dan Udon, yang juga merupakan warga Cimahi. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barangh bukti yankni,  1 (satu) unit kendaraan bermotor R2 Jenis Sepeda Motor Merk Yamaha Type 28D (Mio / AL115S) A/T, warna biru, tahun 2010, No. Polisi : D-5946-TA, No. Rangka : MH328D305AK247143, No. Mesin : 28D2241540, a.n. SETYORINI. Serta Handphone merk Xiaomi type 6A warna silver.

Terungkapnya kasus tersebut, Yohanes melanjutkan, pihaknya berterima kasih Terimakasih kepada masyarakat dan rekan-rekan TNI atas bantuan dan kepeduliannya. Ia pun berharap, kedepan sinergitas ini tetap terjalin dengan baik.

“Tentunya untuk mengamankan wilayah dari gangguan Kamtibmas, sudah seharusnya kita bersama memerangi kejahatan di wilayah Cimahi,” tuturnya.

Atas peristiwa tersebut, Yohanes mengimbau kepada masyarakat, agar tidak memainkan telepon genggam meski dalam keaadaan berboncengan, karena kejadian tersebut diawali dar korban yang main hp saat dibonceng.

“Demi keamanan dan tidak mengundang aksi kriminal, saya mohon kepada masyarakat jangan lagi bermain hp sambil berkendara. Kejadian ini harus dijadikan pelajaran,” pungkasnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

ruhimat

Ruhimat Tantang Bukti Jual Beli Jabatan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H.Ruhimat mengatakan, pelantikan dan rotasi jabatan sebagai penyempurnaan serta penyemangat baru. “Pelantikan ini sebagai penyegaran …
gerakan

Gerakan Azzan Serentak Tuai Sorotan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat sorot ihwal kebijakan Pemkot Bandung dan dengan Badan Hisab Rukyat (BHR) …