Kerjasama dengan Jepang Harus Berkelanjutan

MENYERAHKAN: Walikota Bandung mendapat cendera mata dari 
perwakilan pengurus Lembaga Persahabatan Indonesia-Hamamatsu di Balai Kota Bandung.
( IST )

MENYERAHKAN: Walikota Bandung mendapat cendera mata dari perwakilan pengurus Lembaga Persahabatan Indonesia-Hamamatsu di Balai Kota Bandung. ( IST )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Walikota Bandung, Oded M Danial berharap kerja sama dengan Kota Hamamatsu, Jepang bisa merambah ke berbagai bidang. Sebelumnya, kerja sama hanya berjalan dalam bidang lingkungan dan pengelolaan air.


Oded menyampaikan harapannya itu kepada para pengurus Lembaga Persahabatan Indonesia Hamamatsu saat berkunjung ke Balai Kota Bandung. Selain pengurus lembaga yang berada di Indonesia, turut hadir juga jajaran pengurus lembaga dari Jepang.

“Terkait hubungan persudaraan ini kami sangat senang dan berharap ke depan bersama-sama terus membangun kerja sama di bidang pendidikan, budaya, penelitian dan lainnya,” kata Oded di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, kemarin.

Oded berharap, beragam program kerja sama dengan Kota Hamamatsu juga bisa berdampak positif lebih besar bagi masyarakat. Kepentingan masyarakat tetap harus menjadi landasan setiap program kerja sama.

“Terpenting dari semua kerja sama ini adalah menghasilkan hal positif yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat masing-masing kota,” jelasnya.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung siap membantu menyediakan tempat jika Hamamatsu hendak mengadakan acara kebudayaan.

“Silahkan berbicara kepada kami. Kami ada banyak tempat. Terpenting kita berkoordinasi dulu dengan baik,” timpal Oded.

Selain bersilaturahmi, Lembaga Persahabatan Indonesia Hamamatsu ini juga sekaligus memberikan informasi bahwa di pekan ini bakal digelar festival kebudayaan di Universitas Padjadjaran. Selain ciri khas Kota Hamamatsu secara spesifik, festival ini menampilkan budaya Jepang.

Ketua Lembaga Persahabatan Indonesia Hamamtsu, Tanaka membenarkan terkait kendala dalam membuat festival kebudayaan di Indonesia. Salah satunya yaitu kesulitan untuk mencari tempat pelaksanaan acara.

“Setiap tahun itu masalah tempat dan bekerja sama dengan Persada (Persatuan Alumni dari Jepang) itu hanya bisa mengakses beberapa tempat di perguruan tinggi. Kami berharap penyelenggaraan ini bisa dirasakan banyak masyarakat secara langsung. Selama ini hanya oleh mahasiswa,” pungkasnya.

(arh/net)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …