Fokus Benahi Infrastruktur Lintasan KA

TINJAU: Anggota DPRD Jabar Fraksi PDI Perjuangan mendatangi kantor PT KAI Pusat perihal pembahasan rencana pembangunan palang pintu di sejumlah wilayah di Jawa Barat.
FOTO : (IST)

TINJAU: Anggota DPRD Jabar Fraksi PDI Perjuangan mendatangi kantor PT KAI Pusat perihal pembahasan rencana pembangunan palang pintu di sejumlah wilayah di Jawa Barat. FOTO : (IST)

POJOKBANDUNG .com, BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdy Yuhana siap membangun Jawa Barat lebih aman dari kecelakaan lalu lintas, khususnya di lintasan pintu rel Kereta Api (KA).


Langkah awal sebagai legislator, Abdy bersama anggota fraksi lainnya yang baru dilantik mendatangi Kantor PT Kereta Api Indonesia Pusat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, untuk melakukan proses audiensi.

“Kami datang kesini karena berharap ada kerjasama antara KAI dengan pemerintah untuk penyelesaian masalah di pintu lintasan,” ujar Abdy kepada wartawan, kemarin.

Menurut Abdy, alasan kenapa fokus membenahi infrastruktur KA lantaran kondisi palang pintu rel yang ada di Jabar ini sudah dalam kategori darurat. Dia mencontohkan terkait tragedi di perlintasan sebidang antara Haurgeulis dan Cilegeh Indramayu pada Sabtu (29/6/2019). Akibat tidak ada palang pintu, sebanyak delapan penumpang mobil meninggal dunia.

Tak hanya dengan para anggota fraksi, Abdy pun datang bersama sejumlah warga, salah satunya dari Kecamatan Cikaum Timur, Kabupaten Subang. Di mana pada daerah itu pun terdapat perlintasan sebidang yang tidak memiliki palang pintu.

“Kami juga kedatangan teman-teman dari Garut dari Indramayu yang menyampaikan di Jabar ini ada ratusan lintasan kereta api yang tidak mempunyai palang pintu di mana itu terus memakan korban,” paparnya.

Abdy merasa perlu menyerap aspirasi dari masyarkat. Terlebih mengenai kondisi palang pintu pada perlintasan sebidang di Jabar yang dapat memunculkan korban.

“Jadi kami ingin bahwa problem yang secara kasat mata kelihatan ini harus segera diselesaikan. Kita cari jalan keluarnya,” katanya.

Menurut Abdy, Pemerintah Daerah termasuk DPRD Jabar harus mencari jalan keluar. Dia tak ingin muncul kembali korban-korban berikutnya akibat dari kondisi perlintasan sebidang yang minor tanpa adanya palang pintu.

“Jangan sampai kita membiarkan,” ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang warga asal Desa Cikaum Timur, Kabupaten Subang Oing Abdulrohim mengatakan, di tempat tinggalnya terdapat perlintasan sebidang yang tidak difasilitasi oleh palang pintu. Di mana sejauh ini telah banyak menelan korban.

“Saya menjadi saksi hidup berapa kali kejadian. Banyak korban, bahkan tetanga saya sendiri perempuan SMP tertabrak dengan motornya terseret hampir 300 meter. Kemudian juga ada anak SD,” ujar Oing.

Oing tambahkan, palang pintu pun tidak terdapat di perlintasan sebidang antara Desa Cikaum dan Pasirbungur.

“Kami berharap masalah ini bisa segera diatasi agar tidak terjadi lagi korban jiwa,” pungkasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …