Konsep Penataan PKL Belum Ditentukan

PENATAAN: Petugas Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung membersihkan puing-puing bangunan kios Pedagang Kaki Lima (PKL) dikawasan Pasar Cicadas, Kota Bandung, Selasa (13/8/2019).
(foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

PENATAAN: Petugas Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung membersihkan puing-puing bangunan kios Pedagang Kaki Lima (PKL) dikawasan Pasar Cicadas, Kota Bandung, Selasa (13/8/2019). (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung belum merencanakan konsep penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tersebar disejumlah titik di kota kembang. Pasalnya, penanganannya bakal berbeda disesuaikan dengan kondisi keberadaan PKL.


“Sudah ada beberapa pilihan untuk ditata, seperti PKL di kawasan Cikapundung Barat, dan di Jalan Jamika. Para pedagangnya sudah audiensi dan minta untuk ditata,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Dinas KUKM) Kota Bandung, Atet Dedi Handiman, kepada wartawan Kamis (29/8/2019).

Atet mengaku, meskipun adanya permintaan untuk ditata pihaknya masih belum bisa menentukan akan seperti apa konsep penataan dan titik mana yang akan didahulukan. Pasalnya, kondisi setiap titik PKL berbeda, sehingga penanganannya juga akan berbeda.

“Untuk penataan PKL di Jalan Cikapundung Barat rencananya akan ditata seperti di Jalan Cicadas. Namun, kami belum punya sponsor untuk penataan di sana,” terangnya.

Atet melanjutkan, jumlah PKL yang ditata sekitar 70 pedagang terdiri dari pedagang kuliner dan penjual buku. Selain itu, Atet juga mengatakan, kemungkinan besar akan lebih dulu menata PKL di Jalan Jamika, yang sudah melakukan audiensi.

“Mereka sendiri yang ingin ditata,” katanya.

Di lain sisi, Atet mengatakan, Jalan Jamika merupakan Zona merah. Jika penataan PKL jadi dilakukan ada kemungkinan zona merah berubah jadi zona kuning. Perubahan zona ini, lanjut Atet, lantaran Pemkot Bandung tidak ingin mematikan pertumbuhan ekonomi para PKL.

“Sama seperti kawasan Cicadas, sebelumnya kan masuk zona merah tapi sekarang jadi zona kuning,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Bandung harus melakukan penataan. Sehingga trotoar yang sebelumnya digunakan oleh PKL, jadi ada ruang untuk pejalan kaki.

“Ya kita lihat saja perkembangannya seperti apa,” tandasnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …