MWA Unpad Belum Ajukan Perdamaian

WAWACARA: Pengacara Prof Atip Latipulhayat, Richi Aprian saat diwawancara usai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, kemarin. 
(foto: AZZIS ZULKHAIRIL/ RADAR BANDUNG)

WAWACARA: Pengacara Prof Atip Latipulhayat, Richi Aprian saat diwawancara usai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, kemarin. (foto: AZZIS ZULKHAIRIL/ RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Tim Pengacara calon rektor (carek) Unpad, Prof Atip Latipulhayat, mengakui belum mendapat ajakan perdamaian secara serius dari Majelis Wali Amanat (MWA) Unpad.

Pengacara Prof Atip Latipulhayat, Richi Aprian menuturkan, MWA Unpad sempat melayangkan ajakan untuk langkah perdamaian. Hal itu berdasarkan surat yang diterima kliennya.

“Sempat dijanjikan akan bertemu usai Idul Adha, tapi belum ada kabar lagi,”ujar Richi saat dihubungi Radar Bandung, Rabu (21/8/2019).

Menurutnya, setelah MWA Unpad resmi membuka pemilihan carek ulang. Tidak ada satupun dari pihak MWA untuk menemui kembali Prof Atip Latipulhayat yang telah menjadi korban pada pemilihan rektor sebelumnya.

Richi menyebut, MWA Unpad seolah tidak memperhatikan gugatannya yang saat ini masih berjalan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Ditakutkan dia, jika upaya hukum diabaikan, apa yang dialami kliennya (Atip Latipulhayat) akan menimpa kembali ke carek saat ini.

“Ini masih lempeng aja. MWA masih adem-adem. Kami khawatir apa yang dialami kliennya terulang kembali,” tuturnya.

Lebih lanjut, Richi mengatakan, berdasarkan pengamatannya, proses pemilihan carek ulang saat ini hampir sama dengan yang sebelumnya, dimana tidak ada jaminan pada proses akhir.

“Nah sekarang jaminan apa yang bisa diberikan, bahwa proses carek ini akan sampai akhir. Kami takutnya sepi peminat,”jelasnya.

Radar Bandung mencoba mengkonfirmasi pihak MWA Unpad melalui sambungan telepon. Namun, hingga berita ini ditulis tak ada respon.

Sebagaimana diketahui, MWA Unpad kembali membuka pemilihan rektor untuk periode 2019-2024 pada Senin (12/8). Ketua Panitia Pemilihan Rektor Periode 2019-2024 Unpad, Soni Akhmad Nulhaqim menyampaikan, bahwa proses pemilihan rektor harus tetap dilakukan segera mungkin.

Selain itu, pihaknya juga mengajak semua dosen PTN di Indonesia yang memiliki gelar akhir S3 di izinkan untuk mendaftar sebagai Carek Unpad, hal tersebut termasuk Atip Latifulhayat dan Obsatar Sinaga yang sebelumnya sempat menjadi carek.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds