Mamah Dedeh Singgung BLT dan LPG

MENGAJAK : Wabup Subang Agus Masykur Rosadi mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama memaknai hari kemerdekaan dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
(foto: M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

MENGAJAK : Wabup Subang Agus Masykur Rosadi mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama memaknai hari kemerdekaan dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. (foto: M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Dalam rangka tasyakur HUT RI ke-74, Pemkab Subang menggelar Tabligh Akbar dengan penceramah Ustadzah Dedeh Rosidah atau akrab disapa Mamah Dedeh, Senin (19/8/2019).

Tabligh Akbar yang digelar di lingkungan Pemkab Subang tersebut dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosadi, kepala OPD, camat, kades dan ratusan ibu-ibu majelis taklim.

Dalam kesempatan itu Wabup Subang Agus Masykur Rosadi mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama memaknai hari kemerdekaan dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. “Mari kita berlomba dalam kebaikan, semoga kegiatan yang dilaksanakan hari ini dapat menjadi amal ibadah bagi kita semua,” kata Agus dalam sambutannya.

Dia juga mengajak kepada masyarakat untuk berperan aktif dan mendukung program “Subang Jawara”. Oleh karena itu, saya mohon doa dan dukungannya dari masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu Mamah Dedeh dalam menyampaikan ceramahnya beberapa kali menghubungkan tema HUT ke-74 yakni SDM Unggul Indonesia Maju dengan perilaku sehari-hari. Tak jarang, Mamah Dedeh menyinggung pejabat dan prilaku masyarakat yang dianggapnya, alih-alih unggul justru malah mundur.

“Tau kan BLT, buat orang kaya atau orang miskin? Maaf ujung tombak pemerintah pusat, adalah camat, lurah, RT/RW, yang langsung tanggung jawab kepada Allah SWT, kalau Anda tidak kasih,” katanya

“Kadang orang mampu kerap mendapat BLT sementara nenek yang sudah terdaftar justru gigit jari.Dan petugas kerap berkelit data BLT itu dari Pusat,” sambungnya.

Koreksilah diri, anda sebagai pejabat jangan hanya abs, langsung Anda bertindak turun ke bawah. “Siapa yang layak dibantu siapa yang layak tidak dibantu.Maaf semua yang dilakukan akan dipertanggung jawabkan kepada Allah,” ucapnya

Tidak hanya masalah BLT, LPG 3 Kg pun disinggung Ia juga menyinggung soal penegakan hukum di Indonesia. Mamah Dedeh mengutip kisah Nabi Muhammad SAW yang siap memotong tangan putrinya Fatimah jika diketahui mencuri.

“Jangan sampai orang kecil berbuat salah dihukum, pejabat yang berbuat salah tidak dihukum. Kalau ingin SDM unggul, saya hanya kembali kepada Al-Quran dan sunah Rsaul, sebagai seorang muslim, tentu acuan kita Al-Quran dan sunnah rasul,” pungkasnya.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds