Kontingen Jabar Bertekad Pertahankan Juara Umum PON Papua 2020

MENYERAHKAN: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil didampingi Ketua KONI Jawa Barat, Ahmad Syaefudin secara simbolis menyerahkan topi kepada atlet saat Apel Besar Pelatda PON XX Jabar di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (14/8). (foto : ASEP RAHMAT)

MENYERAHKAN: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil didampingi Ketua KONI Jawa Barat, Ahmad Syaefudin secara simbolis menyerahkan topi kepada atlet saat Apel Besar Pelatda PON XX Jabar di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (14/8). (foto : ASEP RAHMAT)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekitar 1.500 atlet Pelatda PON XX Jabar, bertekad mempertahankan gelar juara umum pada gelaran multievent olahraga empat tahunan ke-20 di Provinsi Papua. Pernyataan itu dibacakan Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin, Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil, beserta atlet, pelatih, hingga pengurus cabang olahraga (cabor) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (14/8).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil optimis gelar juara umum PON yang diraih pada tahun 2016 bisa dipertahankan di Papua. Hal tersebut berdasarkan perhitungan diatas kertas secara ilmiah sesuai kajian yang sudah dilakukan.

Emil sapaan Ridwan Kamil juga mengungkapkan, PON Papua yang digelar pada Oktober 2020 nanti bakal menjadi ajang pembuktian jika slogan Jabar Juara bisa hadir di bumi Cenderawasih.

“Insya Allah PON 2020 bisa juara umum. Prestasi yang sudah diraih harus dipertahankan,” ujar Emil.

Demi mencapai cita-cita mempertahankan gelar juara umum pada PON Papua, kata Emil, Pemprov Jabar sudah memberikan dukungan. Salah satunya melalui pengucuran dana bantuan bagi pelaksanaan Pelatda PON 2020.

“Tentu semua itu sudah melalui proses. Silakan buktikan prestasinya agar menjadi kebanggaan bagi warga Jabar,” jelas Emil.

Untuk itu, Emil berharap, para atlet bisa terus semangat dan menjaga motivasi dalam berlatih sebagai upaya mempertahankan gelar juara umum PON Papua 2020 mendatang. Selain bantuan keuangan yang dicairkan, pihaknya pun siap memberikan kucuran dana tambahan pada APBD Perubahan tahun 2019.

“Jadi yang sudah dicairkan itu baru setengahnya, setengah lagi kita tunggu dalam empat bulan kedepan,” tambahnya.

Emil pun meminta kepada para insan olahraga untuk menjaga tiga nilai khas Jabar. Pertama, kecerdasan intelektual atau intelligence quotient (IQ). Kedua, emotional quotient atau kecerdasan emosional dengan menjaga sopan santun dan ramah. Ketiga, kecerdasan spiritual atau spiritual quotient (SQ).

“Selain berprestasi dengan mempertahankan gelar juara umum, saya titip tiga nilai khas masyarakat Jabar,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudinmenambahkan, kebulatan tekad mempertahankan gelar juara umum di PON Papua 2020 nanti bukan sesuatu yang tak mungkin. Menurutnya, semua peluang terbuka lebar.

“Kami datang ke sini bukan hanya berikrar, tapi meminta dukungan dari semua pihak, termasuk Gubernur dan masyarakat Jabar tentunya,” jelasnya.

Ahmad menyebut, tim dari provinsi lain memang sudah melakukan Pelatda lebih dulu. Namun, kontingen Jabar punya kemampuan lebih. Hal itu sudah bisa dibuktikan melalui kajian dan analisa serta verifikasi.

“Masih signifikan jika Jabar diatas kertas. Tim jabar menjadi juara umum di 18 cabor saat Kejurnas, sedangkan kompetitor kita yakni Jatim sebanyak 9 cabor. DKI Jakarta 7 cabor. Ini fakta di lapangan,” papar Ahmad.

Oleh karenanya, lanjut Ahmad, untuk menjaga prestasi tersebut para atlet harus diberi latihan intensif agar mampu menjaga stamina dan kemampuan.

“Saya ingin beliau (Ridwan Kamil) hadir pada saat latihan atlet, karena sebagai motivator unggul dan terbaik
sekaligus bapak dari semua atlet. Jadi kehadirannya akan meningkatkan dan motivasi,” pungkasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds