Heboh! Warga Bandung Temukan Lafal Allah di Daging Kurban

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Warga Bandung, Suci, usia 31 tahun, menemukan keanehan. Di rumahnya, Jalan Pramuka 11 nomor H 9 Komplek PPI Kota Bandung ia menemukan lafaz Allah pada dua potong daging kurban yang hendak ia masak.

“Ada yang aneh. Setelah saya amati, ternyata ada lafaz Allahnya,” kata dia kepada pojokbandung, Rabu (14/8/2019) pagi. Daging seberat 2 kilogram itu tengah direbus utuh untuk diolah berbagai macam masakan.

Suci mendapat kiriman daging sapi dari tantenya Tjutju Heniawati yang berkurban di Tasikmalaya.  Di rumah, daging itu tidak langsung dimasak. Namun disimpan lebih dulu di dalam kulkas.

Baru pada Rabu pagi tadi, Suci mengolahnya di dapur. Daging lebih dulu dimasak dengan air mendidih. Setelah itu baru dipotong kecil-kecil dengan pisau dapur. Pada potongan terakhir itulah Suci dikejutkan dengan munculnya lafal Alloh pada daging.

Lafaz muncul pada dua sisi daging yang dipotong. Penasaran, dia pun membawa potongan itu ke tempat lebih terang. Ternyata itu benar.

”Saya yakin itu tulisan Allah,” terang dia 

Suci kemudian mengunggahnya di grup media sosial Whatsapp. Dua potong daging tidak jadi dimasak, tapi disimpan dalam kulkas.

Suci yang merupakan ibu rumah tangga, diminta di grup medsosnya untuk tidak dimasak tetapi disimpan dan diawetkan.

“Saya sering lihat lafal Allah diberbagai benda atau lainnya. Ini saya yang mengalaminya sendiri,” ujarnya.

Warga sekitar pun gempar. Warga berduyun-duyun mendatangi rumah Suci.

“Ini keanehan. Siapa tahu yang punya nanti mendapat rezeki dan berkah,” pungkasnya.

(apt/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Telkomsel Gelar IndonesiaNext 2019

Telkomsel kembali menggelar IndonesiaNEXT sebagai program yang menyasar pada peningkatan keahlian profesional para mahasiswa sebagai persiapan SDM yang unggul.
Fun Run

Ribuan Pelari Meriahkan ITB-PLN Fun Run 5K 2019

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Yayasan Solidarity Forever (YSF) beserta Institut Teknologi Bandung (ITB) dan didukung Perusahaan Listrik Negara (PLN), menggelar ITB-PLN …