112 Desa di KBB Ikut Pilkades Serentak

PILKADES : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, Wandiana memberikan keterangan tentang Pilkades Serentak, Senin (12/8/2019).
(foto: MOCH.HABIBI/RADAR BANDUNG)

PILKADES : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, Wandiana memberikan keterangan tentang Pilkades Serentak, Senin (12/8/2019). (foto: MOCH.HABIBI/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.id, BATUJAJAR – Sebanyak 112 desa yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah mulai mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019. Saat ini persiapan pelaksanan sudah memasuki tahapan panitia pemilihan tingkat desa. Seperti yang dilakukan di Kecamatan Batujajar yang sudah melaksanakan pembentukan panitia pemilihan tingkat desa.

“Pembentukan panitia pemilihan tingkat desa sedang dilakukan. Sosialisasi terkait pelaksanaan Pilkades Serentak ini terus dilakukan, sekarang panitia di masing-masing desa sedang dibentuk untuk mengatur mekanisme pelaksanaan nanti,” kata Camat Batujajar Dedy Kusnadi di Batujajar, Senin (12/8/2019).

Menurut Dedy, Hal tersebut mengacu kepada tahapan yang telah ditetapkan oleh panitia di tingkat kabupaten dimana untuk pelaksanaan pencoblosan akan dilakukan pada Minggu 24 November 2019.

Dedy juga menyebutkan, di Kecamatan Batujajar, dari total tujuh desa yang ada, enam desa di antaranya akan menggelar Pilkades Serentak, yaitu Desa Cangkorah, Giri Asih, Batujajar Timur, Batujajar Barat, Pangauban, dan Desa Selacau. Sementara desa yang tidak ikut adalah Desa Galanggang karena pemilihan kepala desanya baru digelar dua tahun lalu.

“Untuk enam desa yang menggelar pilkades karena memang masa kepemimpinan kepala desanya berakhir tahun ini. Bagi mereka yang jabatannya sudah berakhir, maka untuk menghindari kekosongan kepemimpinan ditunjuk Pj Kepala Desa,” jelasnya.

Dedy memastikan, meskipun dipimpin Pj Kepala Desa, namun jalannya roda pemerintahan desa, seperti pengurusan administrasi kependudukan atau keperluan warga lainnya tetap berjalan normal.

“Jabatan Pj-nya itu ada yang sudah lama, seperti di Desa Pangauban dan Giri Asih, tapi ada juga yang baru beberapa bulan. Mereka (Pj) ada yang berasal dari personel BPBD, dari desa, dan ada juga yang dari UPT Pasar,” sebutnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, Wandiana mengungkapkan, dibandingkan pelaksanaan Pilkades Serentak sebelumnya, pelaksanaan Pilkades Serentak tahun ini yang terbanyak.

Dari 112 desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak, lanjut Wandiana, sebenarnya ada dua desa yang kepala desanya habis masa baktinya pertengahan 2020, yakni Desa Gudangkahuripan (Kecamatan Lembang) dan Desa Buninagara (Kecamatan Cipongkor).

Namun, atas dasar kesepakatan dengan Badan Permusyawarata Desa (BPD) dan kepala desa, pelaksanaan pilkadesnya disatukan dengan 110 desa yang kepala desanya sudah habis masa baktinya di tahun 2019.

“Tahun ini yang paling banyak pilkadesnya, ada 112 desa dari 165 desa yang ada di KBB. Kami berharap, karena coblosan dilakukan pada hari libur (Minggu), angka partisipasi pemilih bisa tinggi,” pungkas Wandiana.

(bie)

 

Loading...

loading...

Feeds

Targetkan 11 Daerah Dimekarkan

BANDUNG – Provinsi Jawa Barat membutuhkan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus pemenuhan layanan pemerintah dan infrastruktur kepada …

Google Hapus 85 Aplikasi di Play Store

Berdasarkan laporan peneliti di Trend Micro, Google menghapus 85 aplikasi dari Google Play Store. Pasalnya, aplikasi diketahui mengandung adware yang dapat …

Pembangunan Gedung Creative Center Dikawal

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan gedung Creative Center di Tasikmalaya akan dikawal hingga terealisasi. Proyek yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa …

Edukasi Motor Melalui Harley Owners Group

BANDUNG – Harley Owners Group (HOG) Siliwangi memiliki kepengurusan baru periode periode kepengurusan 2019-2021. Pelantikan tersebut dilakukan kepada 45 pengurus …