Tuduh Curi Merpati, Irfan Tusuk Temannya

GELAR PERKARA: Aparat kepolisian saat menunjukan barang bukti kasus penusukan yang dilakukan tersangka Irfan Ramdani kepada temannya Anton, di Mapolsek Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu (7/8/2019). (foto : IST )

GELAR PERKARA: Aparat kepolisian saat menunjukan barang bukti kasus penusukan yang dilakukan tersangka Irfan Ramdani kepada temannya Anton, di Mapolsek Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu (7/8/2019). (foto : IST )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gara-gara seekor burung merpati, Irfan Ramdani (28) alias Galib nekat menghabisi nyawa temannya, Anton (30). Irfan menusukkan belati ke leher Anton.


Insiden berdarah itu berawal saat teman korban bernama Agus Firmansyah bertemu dengan pelaku pada Minggu (4/8/2019) di kawasan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Saat itu, Irfan menuduh Agus mencuri burung merpatinya.

“Agus kemudian dipukuli oleh pelaku,” ucap Kapolsek Babakan Ciparay, Kompol Sukaryanto di Mapolsek Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu (7/8/2019).

Agus kemudian bertemu dengan korban dan menceritakan kejadian yang dia alami. Kepada Anton, Agus bercerita ia dituduh mencuri merpati Agus, lalu dipukuli secara tiba-tiba. Anton dan Agus kemudian mendatangi Irfan untuk menyelesaikan permasalahan. Masalah sudah selesai. Irfan dan Agus kemudian bersalaman.

“Tapi pelaku justru pulang ke rumah dan keluar lagi sambil membawa belati. Lalu menyerang Anton dengan belati. Irfan menusukkan belati ke leher korban Anton,” tuturnya.

Darah terus keluar dari leher korban. Anton pun lantas dibawa ke klinik yang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Immanuel, Bandung. Namun, saat dibawa ke Immanuel, nyawa Anton sudah tak tertolong. Polisi, yang mendapat laporan, langsung mengejar pelaku. Irfan ditangkap tanpa perlawanan. Kini Irfan ditahan di Mapolsek Babakan Ciparay.

“Dia mengaku merpatinya memang hilang. Tapi nggak tahu yang ambil siapa. Kemudian dia nuduh Agus,” ucap Sukaryanto.

Polisi menjerat Irfan dengan Pasal 338 juncto Pasal 351 ayat (3) KUHP. Ancaman hukuman terhadap Irfan lebih dari 7 tahun penjara.

(arh/dtk)

Loading...

loading...

Feeds