OVOC Dorong Percepatan Keuangan Daerah

KUNJUNGAN: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat mengunjungi daerah di Kabupaten Majalengka untuk meninjau potensi desa. (foto : IST)

KUNJUNGAN: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat mengunjungi daerah di Kabupaten Majalengka untuk meninjau potensi desa. (foto : IST)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, berbagai program desa di Jabar seperti Program OVOC (One Village One Company) bisa mendorong percepatan akses keuangan daerah.


“Pemprov Jabar selalu berupaya mempercepat akses keuangan daerah. Di masa kepemimpinannya dan saya bertekad dapat menurunkan indeks Rasio Gini alias angka ketimpangan kaya-miskin,” kata Emil sapaan Ridwan Kamil usai menerima tim penilai Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2019 di Gedung Negara Pakuan Bandung.

Menurut Emil, melalui program OVOC maka aktivitas ekonomi di desa akan ‘dipecut’ sehingga masyarakat desa menjadi berdaya dan memiliki penghasilan sehingga tidak perlu pindah ke kota.

“Di masa saya, milenial kita ajak kembali ke desa jadi CEO, karena mereka yang mengerti ekonomi digital,” katanya.

“Kita cari CEO-nya dengan program Patriot Desa. Yang terpilih, kita tantang mengembangkan desa dengan potensi desa. Diharapkan dengan satu desa satu perusahaan warga desanya bisa bekerja saja di desa tapi rezeki kota,” tambahnya.
Program ini, lanjut Emil, menjadi strategi dalam memberdayakan perusahaan desa agar lebih kompetitif dan diharapkan hasil akan dirasakan dalam jangka panjang.

“Di desanya juga kita bekali dengan Desa Digital. 600 desa sudah pasang Wifi, kemudian dilatih berjualan online sehingga harga jual bagus, ke pembeli lebih murah,” ujar dia.

Selain itu, desa terbaik juga mendapat fasilitas tambahan yakni Maskara (Mobil Aspirasi Kampung Juara). Maskara merupakan mobil multifungsi yang bisa dimanfaatkan warga untuk angkutan pertanian, angkut jenazah, hingga hiburan seperti layar tancap.

Berkat reformasi ekonomi desa yang masuk dalam program kerja ‘Jabar Juara Lahir Batin’ di pemerintahan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, sebanyak 530 desa di Jabar bisa naik status dari desa berkembang menjadi desa maju.

“Menunjukkan gempuran kami fokus di desa, salah satu indikatornya keterbelakangan teknologi sudah tidak ada,” jelasnya.

“Berbagai program tersebut, tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan juga mempermudah akses keuangan bagi masyarakat,” pungkasnya.

(arh/net)

Loading...

loading...

Feeds