ASN Diimbau Berpartisipasi untuk Berkurban

SOSIALISASI: Sejumlah pemotong kurban dari berbagai kecamatan sedang melihat contoh pemotongan hewan kurban yang benar di Lembang, beberapa waktu lalu. (foto : MOCH HABIBI/RADAR BANDUNG)

SOSIALISASI: Sejumlah pemotong kurban dari berbagai kecamatan sedang melihat contoh pemotongan hewan kurban yang benar di Lembang, beberapa waktu lalu. (foto : MOCH HABIBI/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Beberapa hari menjelang hari raya Idul Adha 1440 H Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam hal ini Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) pada Setda KBB kembali mengimbau pada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk segera berpartisipasi dalam perayaan kurban.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) pada Setda KBB, Asep Hidayatulloh mengatakan, surat edaran sudah disebar belum lama ini ke masing-masing dinas. Surat tersebut, tegas dia, hanya bersifat imbauan bukan paksaan sehingga tidak ada target berapa jumlah hewan kurban yang harus tercapai di tahun ini.

“Surat itu sifatnya imbauan dan bukan paksaan karena kurban itu bagi yang mampu. Panitia hewan kurban khusus ASN dikelola oleh DKM Masjid Agung Ash-Shiddiq, kalau kami dari Kesra hanya menyampaikan surat edaran dan menerima laporan jumlah yang ingin berkurban saja,” kata Asep di Ngamprah, Rabu (7/8/2019).

Asep menyebutkan saat ini partisipasi dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung Barat tercatat baru 14 orang hingga Selasa (6/8/2019) atau H-5 Idul Adha 1440 H.

“Yang sudah dilaporkan kepada kami itu, baru 14 orang (kurban dari ASN) dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), sedangka untuk dinas lain belum ada,” kata.

Asep menuturkan, bagi ASN yang ingin berkurban selambat-lambatnya pada Sabtu (10/8) sudah dilaporkan ke DKM Masjid Agung Ash-Shiddiq. Penitipan kurban bisa berbentuk hewan atau uang. “Seperti yang berkurban dari Disnakertrans dengan jumlah 14 orang itu bisa menjadi dua sapi (1 sapi untuk 7 orang).

Termasuk untuk pak bupati dan pak wakil juga belum ada laporan berapa jumlah hewan yang akan dikurbankan,” kata Asep seraya menyebutkan tahun lalu hewan kurban dari ASN mencapai 400 ekor kambing dan 20 ekor sapi.

Asep menambahkan, teknis pemotongan hewan kurban dari ASN selain di pusatkan di DKM Masjid Agung Ash-Shiddiq, juga disebar ke sejumlah tempat. Hal iti dilakukan agar masyarakat Kabupaten Bandung Barat bisa merasakan hewan kurban secara merata.

“Ada yang dipotong di sini (DKM Masjid Agung Ash-Shiddiq), ada juga di beberapa tempat lainnya. Sehingga daging kurban ini bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Selain imbauan berkurban bagi ASN, pihaknya juga mengimbau agar seluruh ASN bisa melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Ash-Shidiq di Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah. Rencananya khutbah akan disampaikan oleh KH. AH Hidayat Mansyur Husein dari Pimpinan Pondok Pesantren Al- Mansyuriah Cililin. Sementara, imam oleh KH. Agus Romdon, Ketua Masjid Agung Ash-Shiddiq.

(bie)

Loading...

loading...

Feeds

Targetkan 11 Daerah Dimekarkan

BANDUNG – Provinsi Jawa Barat membutuhkan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus pemenuhan layanan pemerintah dan infrastruktur kepada …

Google Hapus 85 Aplikasi di Play Store

Berdasarkan laporan peneliti di Trend Micro, Google menghapus 85 aplikasi dari Google Play Store. Pasalnya, aplikasi diketahui mengandung adware yang dapat …

Pembangunan Gedung Creative Center Dikawal

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan gedung Creative Center di Tasikmalaya akan dikawal hingga terealisasi. Proyek yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa …

Edukasi Motor Melalui Harley Owners Group

BANDUNG – Harley Owners Group (HOG) Siliwangi memiliki kepengurusan baru periode periode kepengurusan 2019-2021. Pelantikan tersebut dilakukan kepada 45 pengurus …