Ucok Pertanyakan PTSL BPN KBB

ILUSTRASI : Pemandangan salah satu sudut desa di KBB. Warga Batujajar mempertanyakan pelayanan program sertifikat tanah gratis melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) BPN KBB. (foto : TAOPIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI : Pemandangan salah satu sudut desa di KBB. Warga Batujajar mempertanyakan pelayanan program sertifikat tanah gratis melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) BPN KBB. (foto : TAOPIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BATUJAJAR – Penyelesaian program sertifikat tanah gratis melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini mulai menjadi pertanyaan bagi masyarakat Batujajar.

Pasalnya, menurut salah seorang warga asal Desa Cangkorah RT 01/ RW 06 kecamatan Batujajar, Asep Dedi Setiawan alias Ucok mengatakan sudah lima bulan tidak ada kejelasan dari pihak BPN mengenai program tersebut.

“Pengukuran tanah pemilik sudah beres. Waktu itu BPN Kabupaten Bandung Barat menyebutkan sertifikat tanah PTSL beres setelah pemilihan presiden (Pilpres) 17 April 2019, tapi sekarang sudah memasuki Agustus belum ada kejelasan,” kata Ucok saat ditemui di Batujajar Selasa (7/8/2019).

Mestinya, lanjut Ucok, pihak BPN Kabupaten Bandung Barat menyampaikan ke warga alasan belum beresnya pembuatan sertifikat gratis tersebut. Sehingga warga tidak bertanya-tanya penyebab belum beresnya sertifikat tanah itu.

“Apakah ada kekurangan atau bisa jadi masih berproses. Itu semua kan butuh penjelasan dari BPN jangan sampai muncul prasangka dari warga,”  tuturnya.

Menurutnya, wajar jika warga mempertanyakan sampai sejauh mana proses pembuatan sertifikat tanah gratis itu. Mengingat pihak BPN menjanjikan sertifikat beres setelah pelaksanaan pilpres.

“Tolong lah, warga ini kan butuh kejelasan, alangkah baiknya apabila dari pihak BPN, bisa sosialisasikan lagi ke warga mengenai progres pembuatan sertifikat PTSL. Biar warga tidak menunggu tanpa ada penjelasan, kalau ada persyaratan yang perlu dilengkapi tolong sampaikan. Kita mana tahu ada kekurangan jika pihak BPN tidak proaktif sama warganya,” sarannya.

Dia mengaku pernah mendengar sudah ada dua warga Batujajar yang sertifikatnya sudah jadi. Namun sayangnya warga lainnya belum selesai.

“Saya nggak tahu jumlah pemilik tanah yang masuk program PTSL. Se- Batujajar bisa puluhan bahkan mungkin ratusan,” tandas Ucok.

(bie)

Loading...

loading...

Feeds

Targetkan 11 Daerah Dimekarkan

BANDUNG – Provinsi Jawa Barat membutuhkan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus pemenuhan layanan pemerintah dan infrastruktur kepada …

Google Hapus 85 Aplikasi di Play Store

Berdasarkan laporan peneliti di Trend Micro, Google menghapus 85 aplikasi dari Google Play Store. Pasalnya, aplikasi diketahui mengandung adware yang dapat …

Pembangunan Gedung Creative Center Dikawal

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan gedung Creative Center di Tasikmalaya akan dikawal hingga terealisasi. Proyek yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa …

Edukasi Motor Melalui Harley Owners Group

BANDUNG – Harley Owners Group (HOG) Siliwangi memiliki kepengurusan baru periode periode kepengurusan 2019-2021. Pelantikan tersebut dilakukan kepada 45 pengurus …