Hewan Kurban Wajib Bersertifikat Sehat

HEWAN KURBAN: Penjual hewan kurban domba memeriksa kondisi fisik hewan.  Hewan kurban wajib memiliki sertifikat sehat atau berlabel sehat. (foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

HEWAN KURBAN: Penjual hewan kurban domba memeriksa kondisi fisik hewan. Hewan kurban wajib memiliki sertifikat sehat atau berlabel sehat. (foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG-Hewan kurban wajib memiliki sertifikat sehat atau berlabel sehat. Hal ini untuk menghindari masyarakat membeli hewan kurban yang belum melewati pemeriksaan dari pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang.


Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan tidak menjamin hewan kurban layak atau tidaknya dikurbankan jika tidak melalui pemeriksaan. Saat ini, Dinas sudah membentuk tim khusus yang terdiari dari 78 petugas dari dinas dan dibantu oleh 90 pengurus KUA dan DKM yang ada di Kabupaten Subang, yang secara resmi dilepas Wakil Bupati Subang pada Apel Senin, (5/8/2019).

Tim khusus ini akan terjun ke lapangan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban serta layak tidaknya hewan kurban. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang, Asep Nuroni.

“Tim khusus ini samapi hari H-1 akan mengecek layak tidaknya hewan kurban, termasuk hewan kurban yang banyak dijual pedagang di pinggir jalan.Setelah diperiksa, kami akan memberikan surat sehat atau “label sehat” kepada penjual hewan, dan itu diperlihatkan kepada masyarakat yang ingin membeli hewannya,” kata Asep.

Asep menuturkan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan di sejumlah Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada di Subang.

“Kami harapkan semua hewan yang akan dijual agar diperiksakan. Pemeriksaan ini tidak memungut biaya alias gratis. Untuk pedagang dadakan, yang ada dipinggir-pinggir jalan, kami harap juga diperiksa hewannya,” katanya.

Para petugas yang ini disebar di seluruh Kecamatan Kabupaten Subang.Pasalnya, untuk menghadapi idul qurban, petugas ini tidak bisa membedakan pedagang musiman dan pendatang asli, maka untuk itu kami meminta agar hewan yang akan di jual harus diperiksa terlebih dahulu.

“Untuk tempat sendiri, dipusatkan di dua tempat yakni di Pasar Inpres, dan pasar Teminal Subang,” terang Asep.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, lanjutnya, pihaknya juga melakukan pemeriksaan layak atau tidaknya hewan tersebut dikurbankan.

“Tidak hanya kesehatan kita juga akan memeriksa hewan tersebut apakah layak untuk dikurbankan, karena hewan yang sehat belum tentu layak untuk ikut dikurbankan,” jelasnya lagi.

Menurut dia,ciri-ciri layak hewan tersebut dikurbankan yakni, harus sehat dan tidak cacat, umur hewan untuk sapi 2,5 tahun, kambing minimal 1 tahun, banyak gerak atau aktivitas, sorot matanya bersih dan cerah, rambutnya tidak kusut, dan kulit ternak juga elastis dan tidak ada luka fisik.

Lebih lanjut kata Asep,hewan kurban di tahun 2018 yang tercatat dan terperiksa mencapai 8.906 untuk proyeksi 10 ribu hewan qurban, salah satunya hewan jenis sapi mencapai 1.371 ekor, kerbau 6 ekor, kambing 7.522 ekor dan kambing 76 ekor.

“Untuk di tahun 2019 diprediksi bisa naik 5%, atau mencapai 10 ribu ekor hewan qurban untuk di berbagai jenis, karena mengambil dari perusahaan dan peternak diyakini di tahun 2019 stok hewan qurban tidak akan kekurangan,” pungkas Asep.

Wakil Bupati Agus Masykur, meminta tim kesehatan hewan yang diterjunkan itu bisa memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat. “Jangan sampai ada hewan kurban yang tidak sehat, kemudian dibagikan ke warga. Ini harus menjadi perhatian serius kesehatan hewan,” pesan Agus.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds

Warga Desa Batulawang Belum Direlokasi

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Pemerintah Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur segera merealisasikan rencana terbaik yang telah dikomunikasikan …

Pangdam Pimpin Serah Terima Jabatan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dalam mewariskan nilai-nilai Siliwangi sekaligus mengestafetkan misi tugas dalam membangun kebesaran dan kejayaannya, Kodam III/Siliwangi menggelar acara …

Ajak Perempuan Keluar Zona Nyaman

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Perempuan di Kabupaten Bandung Barat harus memiliki integritas, tangguh dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pasalnya, kesan …

Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi …

Belum Bisa Layani Semua Kecamatan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran kota Cimahi mengaku masih kewalahan untuk dapat melayani …

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …