Isu Masalah Finansial PT POS, Harus Disikapi Serius Manajemen

Massa pegawai PT Pos Indonesia berunjuk rasa di depan Kantor Kementerian BUMN, Rabu (6/2). (foto : Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)

Massa pegawai PT Pos Indonesia berunjuk rasa di depan Kantor Kementerian BUMN, Rabu (6/2). (foto : Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Isu PT Pos yang mengalami masalah finansial dibantah oleh jajaran direksi. Namun, hal ini harus tetap ditanggapi dengan serius dengan perbaikan manajemen dan strategi bisnis yang matang.


Pengamat dan pakar logistik Suntoro mengatakan isu yang ramai di media sosial tidak mungkin hadir tanpa sebab. Harus ada evaluasi agar kepercayaan publik bisa kembali pulih terhadap perusahaan plat merah tersebut.

Indikatornya, perusahaan sejenis kinerja bisnisnya tumbuh pesat karena kerap dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk itu, PT Pos harus bisa maksimal memanfaatkan peluang dan memiliki strategi menggaet pangsa pasar yang lebih luas dan besar.

“Kan bisa harus dengan kerjasama dengan pihak lain dengan jaringan yang mereka miliki atau membuka link baru yang berpotensi mengangkat kembali PT. Pos,” ucapnya saat ditemui di Bandung, Senin (29/7/2019).

Peluang itu sangat terbuka seiring adanya paket kebijakan ekonomi yang menunjuk PT. Pos sebagai backbone jaringan logistik nasional. Artinya, mereka masih dianggap memiliki kapabilitas dan posisi tawar yang baik.

“Namun tetap yang paling utama dan krusial itu manajemen yang harus benar-benar dibenahi. Karena itu adalah faktor yang paling penting,” terangnya.

Sementara itu, akademisi logistik Universitas Samratulangi Daniel Sondakh menyoroti restrukturisasi asset sekaligus meminta pemerintah terkait suntikan modal dalam mengembangkan layanan perusahaan.

“kepekaan manajemen harus diperbaiki. Pembelaan yang dilakukan harus diiringi dengan kebijakan yang baik. Kan bisa dilihat sudah didemo dan menuai kritikan masih dibiarkan saja,” tuturnya.

Ia menmbenarkan bahwa istilah bangkrut tidak tepat. Kondisi Bangkrut terjadi jika memang asset korporat tidak mampu lagi untuk mengcover kewajiban perusahaan. Namun, harus diakui bahwa permasalahan PT Pos adalah kesulitan cash flow

Salah satu solusinya adalah melakukan quick transform bisnis logistik dan keuangan, berkaitan suprastruktur, infrastruktur, SDM dan sarana bisnis masing-masing. Peluang bisnis logistik masih terbuka lebar tapi belum dioptimalkan dengan baik. Pada tahun 2015-2020 industri transportasi dan logistik di Indonesia naik hingga 15,4%. atau senilai Rp4.396 triliun

Dari jumlah itu, diprediksi bahwa total market untuk transportasi dan logistik pada 2018 mencapai sekitar Rp3 triliunan, dimana Rp958,8 triliun dari sektor transportasi dan sisanya Rp2.041,2 triliun dari kegiatan industri logistik. Kondisi ini terjadi karena tingginya kegiatan industri dalam negeri sepanjang 2015-2020.

Peningkatan tersebut disebabkan oleh tingginya ekspor produk manufaktur, perdagangan internasional khususnya dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), serta maraknya pembangunan infrastruktur yang menarik investasi.

“Untuk menggarap peluang ini, Pos harus berani melakukan mitra strategis dengan mendirikan anak perusahaan di bidang-bidang fungsi logistic (transport, warehouse, distribusi, IT). Undang para mitra yang kompeten di bidang masing-masing dengan share maksimal 51-49,” terangnya.

“Kapasitas SDM pun harus ditingkatkan dan tidak bisa general lagi. Asas kompetensi dan spesifik harus menjadi dasar penugasan seseorang,” pungkasnya.

Diketahui, dari informasi yang berhasil dihimpun, Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono mengklarifikasi isu kebangkrutan PT. Pos yang diawali dari cuitan DPR RI Rieke Dyah Pitaloka.

“Benar perusahaan perlu modal kerja untuk mendanai operasi, mendanai tagihan. Modal kerja dipinjam dari bank, namun tidak untuk tujuan membayar gaji karyawan,” katanya.

Saat ini, perputaran uang di Pos Indonesia per bulan rata-rata sekitar Rp 20 triliun dan mendapat rating A- dari lembaga pemeringkat nasional, Pefindo. Menurut dia, perusahaan berupaya dalam menghadapi disrupsi itu tidak unik dan wajar saja.

(azs/jpc)

 

Loading...

loading...

Feeds

persib

Aneh dengan Permainan Persib Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persib Bandung menelan kekalahan dari Persela Lamongan 0-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa …

Uji Kompetensi, Upaya Menjaga Kualitas Wartawan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pertumbuhan anggota organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terus meningkat. Para pengurus berharap kuantitas anggota yang ada berbanding …
pemkot

PD Pasar Diminta Pertahankan Pasar Andir

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memerintahkan PD Pasar Bermartabat untuk pertahankan aset Pasar Andir. Pernyataan itu menyusul atas …
Robert

Persib Fokus ke Pertandingan Terdekat

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Maung Bandung masih tertahan di peringkat klasemen Liga 1 2019. Jalan terjal perlu dilalui tim asuhan Robert …
Timnas

Ibas Panggil Dua Pemain Timnas Putri

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pelatih Persib Putri, Iwan Bastian langsung bergerak cepat memanggil dua pemainnya yang tergabung Timnas Indonesia Putri. Mereka …

Bupati Raih Baznas Jabar Award 2019

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat, dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) …
Pemkot

Disbudpar Siapkan Lomba Kesenian Sambut 2020

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sejumlah acara untuk perayaan tahun baru 2020. Salah satunya adalah lomba kesenian …