Ruhimat : Jangan sampai Ada Masalah

SIDAK : Bupati Subang ,H Ruhimat melakukan sidak di proyek pembangunan Gedung Rawat Inap kelas III RSUD Ciereng, Subang, Senin (29/7/2019). (foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

SIDAK : Bupati Subang ,H Ruhimat melakukan sidak di proyek pembangunan Gedung Rawat Inap kelas III RSUD Ciereng, Subang, Senin (29/7/2019). (foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang ,H Ruhimat melakukan sidak di beberapa proyek pembangunan yang bernilai miliaran di wilayah Kabupaten Subang.


Salah satu proyek yang disidak Bupati, adalah pembangunan Gedung Rawat Inap kelas III RSUD Ciereng, Subang.Hal ini diilakukannya agar tidak terjadi permasalahan dalam proyek yang menelan anggaran senilai Rp 21 miliar, Senin (29/7/2019).

“Jangan sampai pekerjaan proyek pembangunan ada masalah, karena kalau ada masalah masyarakat dan Pemkab yang akan dirugikan,” ujar Bupati Ruhimat, saat mengunjungi Proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap kelas III RSUD Ciereng, Senin (29/7/2019).

Bupati meminta semua proyek yang menyangkut pembangunan fisik harus sesuai dengan spesifikasi yang benar. Selain spesifikasi, jadwal pelaksanaan harus betul betul bisa dilaksanakan dengan tepat waktu. “Ya, minimal spek dulu, saya tidak mau speknya tidak sesuai, apa lagi kenyataan di lapangan kurang dari yang ditentukan, dilaksanakan kurang dari yang sudah di tentukan dalam spek,” katanya.

Dikatakannya, untuk itu pihaknya akan melakukan pengawalan ketat sampai selesainya pembangunan agar tidak ada masalah gukum.Ia juga meminta kepada masyarakat untuk ikut serta mengawasi proyek yang dikerjakan oleh pemerintah. “Saya minta dukungan ke teman-teman dan masyarakat bisa membantu untuk mengawasi proyek pemerintah agar supaya nanti dalam menjabat bisa berjalan dengan tidak ada hambatan apapun,” ucapnya.

Kontraktor Proyek Muhammad Sigit mengatakan, pekerjaan proyek ini merupakan lanjutan dari tahap satu, tahap dua, dan tahap sekarang memasuki tahap tiga. “Ini sudah tiga kali, saya kebagian ke tahap ketiga dan pekerjaan ini sampai selesai saya kerjakan sampai finishing diluar aksesoris dan mebeler, sepeti meja dan kursi,” katanya.

Untuk target pengerjaan, proyek ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2019. Dan sudah bisa digunakan.  “Adapun untuk pagu anggaran yakni Rp 21 miliar lebih,” pungkasnya.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds

Energi Postif Moonraker untuk Kemajuan Daerah

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Bukan lagi zamannya ugal-ugalan dijalanan. Apalagi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Stigma negatif …