Tangkuban Perahu Baru Alami Erupsi Terbesar

MEMBERSIHKAN: Petugas Damkar bersama petugas yang terkait membersihkan sisa debu erupasi di Gunung Tangkuban Perahu, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (28/7/2019).
Foto : ( TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG  )

MEMBERSIHKAN: Petugas Damkar bersama petugas yang terkait membersihkan sisa debu erupasi di Gunung Tangkuban Perahu, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (28/7/2019). Foto : ( TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Erupsi Gunung Tangkuban Perahu yang terjadi pada Jumat (26/7/2019) sore membuat para pedagang masih belum mengetahui secara jelas kondisi barang dagangannya.

Dari pantauan sekitar pukul 10.00 WIB, nampak para pedagang masih menunggu di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Perahu.

Endah (51) warga Cikole yang berdagang makanan di Kawah Ratu Tangkuban Perahu mengaku dirinya saat kejadian erupsi gunung Tangkuban Perahu sudah pulang ke rumah.

“Saya sudah pulang, makanya saya nggak tahu kondisi barang dagangan saya diatas sana,” ujar Endah saat ditemui di Pos Pengataman Gunung Api Tangkuban Perahu, Sabtu (27/7/2019).

Endah menjelaskan suasana sebelum kejadian erupsi, kondisi kawasan Tangkuban Perahu masih normal dan tak menemukan tanda-tanda.

“Terus nggak terdeteksi, kalau awal informasi dari seismograf ada himbauan tapi masih status normal, makanya aktivitas pedagang dan wisatawan normal,” ujarnya.

Ia pun hingga kini belum mengetahui kondisi barang dagangnya dan berharap barang dagangannya ada yang selamat.

“Saya belum tahu, tapi informasi pedagang sudah tertutup abu, mudah mudahan barang enggak ada yang rusak,” ujarnya.

Hal serupa dikatakan Iin (47) pedagang aksesoris, mengaku pihaknya belum mengetahui kondisi barang dagangannya yang terletak di kawah Ratu. “Saya nunggu izin dulu soalnya mau selamatkan barang,” ujar Iin.

Iin menambahkan dirinya sudah berdagang di wisata Tangkuban Perahu dari tahun 1985 dan mengaku erupsi Gunung Tangkuban Perahu kali ini yang lumayan besar. “Saya dagang dari tahun 1985 sudah lima kali mengalami hal seperti ini dan yang kemarin paling besar,” ujarnya.

(bie)

Loading...

loading...

Feeds

undip

Trainer UNDIP Gembleng Ratusan Guru

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dan Dinas Pendidikan dan …
pembangunan

Pembangunan NS-Link Belum Jelas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan tol dalam kota North South Link (NS-Link) di Kota Bandung tidak jelas keberlanjutannya. Padahal sebelumnya, …
pts

Tel-U Peringkat Pertama PTS di Indonesia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Telkom University (Tel-U) menempati peringkat kesatu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nasional dalam klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) Indonesia …
sportifitas

Tanamkan Sportifitas Sejak Dini

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sebanyak 16 tim sepak bola tingkat SMP se – Jawa Barat meriahkan Gala Siswa Indonesia (GSI) 2019. …
mamah

Mamah Dedeh Singgung BLT dan LPG

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Dalam rangka tasyakur HUT RI ke-74, Pemkab Subang menggelar Tabligh Akbar dengan penceramah Ustadzah Dedeh Rosidah atau …
narkoba

Ingatkan Peran Desa Tangkal Narkoba

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba hingga ke pelosok desa, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat …
asn

ASN Cimahi Masih Belum Profesional

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Konsep Aparatur Sipil Negara (ASN) yang boleh bekerja di rumah, dari  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi …

KPK Tangkap Jaksa di Kejari Jogjakarta

Tim penindakan KPK kembali menggelar OTT. Dalam operasi senyap di Jogja ini, tim berhasil menangkap beberapa aparat penegak hukum di …

Targetkan 11 Daerah Dimekarkan

BANDUNG – Provinsi Jawa Barat membutuhkan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus pemenuhan layanan pemerintah dan infrastruktur kepada …