Tenaga Pendamping Profesional Desa Ikut Program Jaminan Sosial

SOSIALISASI: Suasana sosialisasi program tentang Tenaga Pendamping Profesional Desa dan Tenaga Penggerak Desa di Aula Papandayan Gedung Sate, Bandung pada Jumat (26/7).

SOSIALISASI: Suasana sosialisasi program tentang Tenaga Pendamping Profesional Desa dan Tenaga Penggerak Desa di Aula Papandayan Gedung Sate, Bandung pada Jumat (26/7).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat, terus meningkatkan jumlah kepesertaan. Sejumlah pendamping desa di kota/kabupaten di Jabar menjadi sasaran untuk sosialisasi dan koordinasi.


Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Kuswahyudi mengatakan, tenaga pendamping desa ini merupakan pendukung dari pada pemerintah yang sifatnya non Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kata dia, pihaknya juga terus melakukan koordinasi demi meningkatkan kepesertaan melalui sosialisasi manfaat program jaminan sosial.

“Jadi mereka (tenaga pendamping) merupakan orang-orang profesional dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda kemudian diangkat oleh pemerintah untuk menjadi tenaga pendamping desa,” katanya, usai sosialisasi program untuk Tenaga Pendamping Profesional Desa dan Tenaga Penggerak Desa di Aula Papandayan Gedung Sate, Bandung pada Jumat (26/7/2019).

Kata Kuswahyudi, dengan bergabungnya tenaga pendamping profesional dan tenaga penggerak desa jadi peserta, diharapkan dapat membantu menyosialisasikan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan.

“Selanjutnya dapat juga merangkul seluruh perangkat desa lainya,” jelasnya.

Kuswahyudi menuturkan, selama ini beberapa dari tenaga pendamping desa diketahui sudah terdaftar menjadi peserta. Hanya saja bentuknya masih merupakan pekerja informal/bukan penerima upah padahal mereka merupakan tenaga yang ditunjuk l pemerintah dan dalam wadah Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD).

“Untuk itu, nanti bagi mereka yang telah terdaftar data kepesertaanya akan kita mutasikan sebagai pekerja formal atau penerima upah. Sehingga manfaat jaminan yang didapat perserta akan bertambah,” pungkasnya.

(arh/net)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …

Jalan Provinsi di Cikalong Terancam Longsor

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Jalan raya Provinsi Cikalong-Cipendeuy terancam putus akibat longsor yang memakan bahu jalan. Berdasarkan pantauan, bahu jalan yang …