Pengerukan Pasir Rugikan Nelayan Subang

PROYEK: Aktivitas escavator di tangah laut menggangu ikan tangkapan dan para nelayan Cirewang, Subang.
(foto: MOHAMAD ANWAR/RADAR BANDUNG)

PROYEK: Aktivitas escavator di tangah laut menggangu ikan tangkapan dan para nelayan Cirewang, Subang. (foto: MOHAMAD ANWAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Masyarakat dan nelayan di Kabupaten Subang mengeluh terhadap kondisi laut akibat proyek pekerjaan pengerukan pasir laut di Cirewang.


Pasalnya, aktivitas escavator di tengah laut Cirewang, sangat menggangu ikan tangkapan dan para nelayan kesulitan untuk mendapatkan ikan tangkapannya.

Ketua KUD Nelayan Cirewang Jaedun mengatakan, adanya aktivitas tersebut memang menganggu kegiatan nelayan.

“Apalagi mayoritas nelayan Cirewang ini hanya menggunakan alat tradisional menggunakan mesin 2 GT hanya bisa melaut tidak jauh dari lepas pantai,” kata Jaedun, Kamis (25/7/2019).

Dia menyebutkan, aktivitas pengerukan di area tersebut untuk dijadikan tambak dan para nelayan tengah meminta perlindungan pada KUD serta Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kabupaten Subang.

“Wajarlah mereka mengadukan nasibnya, tak lain hanya meminta perlindungan, karanena nasibnya mulai terusik,”ujarnya.

Namun ia juga berharap, dinas terkait di Kabupaten Subang bisa membantu mencari solusi terkait hal ini.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD PNTI Kabupaten Subang Ali Haerudin pihaknya telah megetahui terkait adanya keluhan dari nelayan mengenai adanya aktivitas di sekitar laut Cirewang. Saat ini kata Ali, ada salah satu alat berat yang sedang melakukan pengerukan.

“Tapi, saya belum mengetahui secara detail mengenai aktivitas tersebut, namun dari informasi yang didapatnya, hanya katanya di wilayah itu sedang ada aktivitas pengerukan dengan menggunakan satu unit ekskavator di tengah laut,” ungkap Ali

“Saya sendiri belum tau perusahaan mana yang melakukan pengerukan dengan menerjunkan escavator di laut Cirewang, karena belum ada laporan dan ijin kepada masyarakat nelayan setempat,” imbuhnya.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds

Energi Postif Moonraker untuk Kemajuan Daerah

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Bukan lagi zamannya ugal-ugalan dijalanan. Apalagi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Stigma negatif …