Spesialis Pembobol ATM di Kota Subang Diringkus Satreskrim

BARBUK : Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni didampingi Kasat Reskim AKP Muhammad Ilyas menunjukan barang bukti saat jumpa pers, Rabu (24/7/2019).
( M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

BARBUK : Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni didampingi Kasat Reskim AKP Muhammad Ilyas menunjukan barang bukti saat jumpa pers, Rabu (24/7/2019). ( M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, mSUBANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang, berhasil mengungkap dua pelaku spesialis pembobol mesin ATM di Kota Subang.


Kedua pelaku yang diketahui merupakan jaringan Sumatera membobol gerai ATM berada di lingkungan Pemkab Subang. Pelaku tersebut berinisial  IS dan ES .

Dari penangkapan itu, Satreskrim Polres Subang mengamankan barang bukti uang sebesar Rp2,5 juta, satu sebuah obeng dan pinset serta, satu unit Daihatsu Sigra warna merah bernomor polisi B 2926 TZI bersama STNK-nya.

Selain itu ada, satu buah kartu ATM BNI, satu buah handphone Samsung warna hitam, satu buah handphone Oppo warna gold dan satu buah jaket warna hitam tanpa merk yang disita dari tangan para pelaku.

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni dalam konperensi persnya kepada awak media, Rabu (24/7), mengatakan komplotan ini terbilang spesialis pembobol ATM lintas kota dan provinsi.

Pengungkapan kedua tersangka berinisial Is dan Es asal Sumatera ini berawal dari pelaporan Satpam Pemkab Subang yang mencurigai gurak-gerik dari para pelaku di dalam ATM .

Lalu, Satpam pun berinisiatif melapor ke Polisi, tidak lama kemudian anggota Satreskrim yang sedang patrol pun melakukan penangkapan. Hanya sayang salah seorang tersangka lain berhasil melarikan diri.

“Identitas yang melarikan diri sudah diketahui dan masuk daftar pencarian orang (Dpo),“ ungkap Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, modus operandi para pelaku dalam menjalankan aksinya di sejumlah ATM, yakni dengan cara melakukan memasukan kartu ATM secara acak, kemudian menarik uang dengan cara mencongkel menggunakan sebuah obeng besar dan pinset.

“Dari hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan anggota kami, para pelaku tidak hanya melakukan aksinya di Subang, tetapi juga paling sering melakukan kejahatan di wilayah Kalimantan, Purwakarta dan di Subang sendiri baru pertama kali dilakukan para pelaku di ATM BJB Cabang Pemkab Subang,” jelas M Joni..

“Dari hasil pemeriksaaan, diduga pelaku merupakan bagian dari jaringan yang biasa menyasar mesin ATM. Pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,”pungkas Joni.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds