Pembelian Hewan Ternak di Subang Melonjak

MELONJAK : Memasuki bulan haji atau idul adha,  para pedagang hewan di pasar ternak Subang, mulai mengalami lonjakan pembeli.
( M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

MELONJAK : Memasuki bulan haji atau idul adha, para pedagang hewan di pasar ternak Subang, mulai mengalami lonjakan pembeli. ( M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Memasuki bulan haji atau Idul Adha,  para pedagang hewan di pasar ternak Subang mulai mengalami lonjakan pembeli. Seperti halnya di pasar ternak Purwadadi di Desa Purwadadi Barat, Kecamatan Purwadadi.


Sukri (45) alah satu pedagang kambing yang datang jauh dari Indramayu mengaku, jika pada bulan haji adalah masa panen bagi para peternak, khususnya peternak kambing atau sapi.

Dia juga menyampaikan jika dalam minggu-minggu ini memang terdapat peningkatan pembeli, namun belum begitu signifikan.

“Kalau lonjakan atau peningkatan pembeli tentu saja, karena akan memasuki lebaran haji, yang biasanya seiring sejalan dengan musim hajatan, peningkatan pembeli itu pasti, namun belum signifikan, mungkin baru sekitar 40 persen,”ujar Sukri saat ditemui di pasar ternak Purwadadi, Selasa (23/7/2019).

Untuk harga ternak yang di jual seperti sapi atau kambing,  harganya bervariatif tidak bisa dipastikan.

“Harga macem-macem, gak bisa disamakan, cuma kalau rata-rata sekarang sedang bagus saja harganya. Kenapa saya bilang macam-macam, karena tergantung orangnya, bisa saja hewan yang usianya, juga kelamin, dan beratnya sama harganya berbeda, tergantung yang jual,”ucapnya.

Diungkapkan Sukri, ia  kebetulan sudah biasa datang ke Purwadadi, setiap hari Selasa dan Sabtu. Hari lain nya ia juga berjualan di pasar hewan ternak Purwakarta, Bandung, dan banyak lagi.

“Untuk puncak peningkatan pembeli biasanya sekitar satu minggu sebelum Hari H Idul Adha. Bahkan mungkin 2 atau 3 hari sebelum lebaran haji berlangsung, yang kebetulan akan jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019  mendatang,” kata Sukri.

Senada, salah satu peternak sekaligus pedagang kambing di Pasar Jalancagak, Subang Aji (45) mengatakan, sejak satu minggu terakhir sudah banyak permintaan kambing ternak dari pembeli berbagai daerah. Pesanan tidak saja datang dari orang Subang saja melainkan juga dari Bandung, Purwakarta dan Bekasi.

Para pembeli tersebut dijelaskan Aji umumnya merupakan para pedagang yang memanfaatkan momen tahunan menjual hewan kurban. Mereka akan menjual lagi kambing yang dibeli kepada orang lain saat Idul Adha.

“Biasanya lembeli semacam ini punya modal besar dan membeli dalam jumlah banyak. Kemudian dijual lagi saat Idul Adha karena saat ini permintaan sangat banyak dari masyarakat,” jelasnya

Banyaknya permintaan membuat harga ternak kambing mengalami kenaikan sekitar Rp 300- 500 ribu perekor. Nilai tersebut bisa naik dua kali lipat saat sudah mendekati Idul Adha. “Misal dari harga Rp 1,5 bisa tembus Rp 2,5 juta, bahkan lebih ,” katanya.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds