RSJ Provinsi Jabar Jadi Percontohan

MOCH.HABIBI/RADAR BANDUNG
USAI ACARA : RSJ Jabar menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menjadi tempat percontohan bagi kesehatan berkelanjutan dalam program SHiPP.

MOCH.HABIBI/RADAR BANDUNG USAI ACARA : RSJ Jabar menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menjadi tempat percontohan bagi kesehatan berkelanjutan dalam program SHiPP.

POJOKBANDUNG.com, CISARUA- Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menjadi tempat percontohan bagi kesehatan berkelanjutan dalam Proyek Pengadaan atau Sustainable Health in Procurement Project (SHiPP) dimulai dengan pertemuan awal di pada 23-24 Juli 2019.


Proyek yang diinisiasi oleh Health Care Without Harm-Asia dalam kemitraannya dengan United Nations Development Programme (UNDP) bertujuan untuk mengembangkan kriteria dan standar terkait pengadaan yang dapat diadaptasi secara universal dan mendorong pengadaan dan manufaktur yang berkelanjutan di sektor kesehatan.

Kegiatan peluncuran proyek ini akan dipimpin oleh Richard Erick Caballero, Manajer Program Senior dan Ramon San Pascual, Direktur Eksekutif untuk HCWH Asia bersama dengan Susan Wilburn, HCWH’s International Sustainability Director.

Ketua Health Promoting Hospitals (HPH) Indoensia Dr. H. Suherman kegiatan ini dilakukan dengan bekerja sama dengan  berbagai rumah sakit swasta dan pemerintah yang meliputi Rumah Sakit Syamsudin (Sukabumi), Klinik Cahaya Qalbu, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSKGM) Bandung.

“Health Care Without Harm (HCWH) Asia mengawali implementasi Sustainable Health in Procurement Project (SHiPP) /Proyek Kesehatan yang Berkelanjutan dalam Pengadaan di Negara-negara Asia Tenggara khususnya Filipina, Korea Selatan dan Indonesia pada tahun 2019,” tuturnya kepada wartawan saat ditemui di Cisarua, Selasa (23/7).

SHiPP adalah proyek empat tahun dilaksanakan hingga 2021 oleh UNDP dengan pemerintah 10 negara yang dipilih sebelumnya dan ditingkatkan oleh HCWH dalam bidang sistem kesehatan di negara yang telah diidentifikasi sebelumnya di mana terdapat rumah sakit anggota Global Green and Healthy Hospital (GGHH).

“Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan kriteria dan standar terkait pengadaan yang dapat diadaptasi secara universal serta mendorong pengadaan dan manufaktur berkelanjutan di sektor kesehatan,” ujarnya.

Menurut dr. Elly Marliyani, Sp.KJ, MKM – Direktur Utama RSJ Provinsi Jawa Barat menjelaskan, Indonesia adalah salah satu dari tiga negara yang dipilih untuk SHiPP di Asia Tenggara bersama dengan Filipina dan Korea Selatan.

“Untuk menyelaraskan harapan dan memastikan komitmen dari pelaksana rumah sakit mitra, maka diadakanlah pertemuan awal sekaligus workshop yang perlu diikuti oleh calon rumah sakit mitra SHiPP di Indonesia,” ungkapnya.

(bie)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …