Disbudpar Kota Bandung dan Agen Trevel Bentuk Paket Wisata

WISATA BUDAYA: Dua orang wisatawan asing saat mencoba kesenian reak saat acara Performance Art di Cikapundung River Spot, Kota Bandung, belum lama ini.
( TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

WISATA BUDAYA: Dua orang wisatawan asing saat mencoba kesenian reak saat acara Performance Art di Cikapundung River Spot, Kota Bandung, belum lama ini. ( TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus menjalin koordinasi dengan agen dan asosiasi travel, untuk membuat paket wisata kegiatan. Pasalnya, sejumlah agenda bertaraf nasional maupun internasional dalam waktu dekat tengah disipakan di kota berjuluk Parisj van Java.


Kepala Disbudpar Kota Bandung, Dewi Kaniasari mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan agen maupun asosiasi travel terkait paket wisata kegiatan.

“Terutama pada 2020 di Kota Bandung akan banyak sekali kegiatan,” ucap Kenny sapaan Dewi Kaniasari, Selasa (23/7/2019).

Kenny menuturkan, dengan adanya paket wisata kegiatan maka para wisatawan sebelum kembali ke daerah atau negara asalnya, dapat diajak untuk menikmati sejumlah objek wisata di Kota Bandung.

“Jadi pasca-event, wisatawan sebelum pulang ke daerah atau negaranya masing-masing, bisa jalan-jalan dulu menikmati pariwisata yang ada di Kota Bandung,” katanya.

Dewi menyebut, selain dari asosiasi travel dukungan pelaku industri pariwisata lain juga dibutuhkan. Terutama dalam meningkatkan kualitas, sehingga semakin banyak ragam pariwisata yang dapat ditawarkan kepada para wisatawan.

“Warga Kota Bandung juga sekarang antusias akan berbagai event, baik nasional atau internasional. Karena, branding Kota Bandung tidak hanya di Indonesia saja,” tuturnya.

Kenny menerangkan, yang disasar terutama bagi agent travel yang menawarkan paket wisata inbound, artinya mendatangkan wisatawan dari luar ke Kota Bandung.

“Bukan sebaliknya yang malah membawa warga Kota Bandung untuk berwisata keluar,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga saat ini sedang mengembangkan jenis wisata baru yakni wisata kampung dan wisata halal.

“Wisata kampung itu letaknya di Kelurahan Braga. Dengan wisata kampung ini, kami berupaya menonjolkan unsur masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata,” jelasnya.

Selain wisata kampung, Pemkot Bandung juga sedang menyiapkan wisata halal yang nantinya akan berlokasi di area Gelap Nyawang, berdekatan dengan Kampus ITB. “Rencananya prototipe ini bisa diluncurkan pada bulan November,” pungkasnya.

(arh/net)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …