Dispangtan Kota Cimahi Sebar 27 Petugas untuk Periksa Hewan Kurban

ILUSTRASI : Peternak mengawasi sapi-sapinya yang sedang makan, di Peternakan sapi, Jalan Karya Bakti, Cipageran, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi.
( NOPRIYANTO D.W / JOB FOTO 1 )

ILUSTRASI : Peternak mengawasi sapi-sapinya yang sedang makan, di Peternakan sapi, Jalan Karya Bakti, Cipageran, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi. ( NOPRIYANTO D.W / JOB FOTO 1 )

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, menargetkan pemeriksaan terhadap 3000 ekor hewan kurban. Pemeriksaan sapi, domba dan kambing itu, agar masyarakat tidak merasa khawatir ketika hendak berkurban.

Kepala Seksi Peternakan Dispangtan Kota Cimahi, Retno Wulan mengatakan, pemeriksaan hewan kurban akan dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama akan dilakukan pemeriksaan ke penjual dan ante mortem (sebelum disembelih) akan dilaksanakan tanggal 2-10 Agustus. Sementara pemeriksaan kedua atau pemeriksaan post mortem (setelah disembelih) akan dilaksanakan 11-13 Agustus.

“Untuk memastikan layak atau tidaknya hewan kurban tersebut, kita akan sebar 27 petugas ke 15 kelurahan se-Kota Cimahi,” ujar Retno.

Pemeriksaan terhadap hewan kurban ini, lanjut dia, diawali dengan pemeriksaan kesehatan dan umur hewan agar yang dikurbankan dalam kondisi sehat, tidak cacat, dan cukup umur.

“Kita periksa kesehatan dan umurnya dulu. Kalau yang laik kita kasih tanda sehat dan memenuhi syarat. Jangan sampai ada hewan kurban yang masih muda tapi sudah dikurbankan,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan nanti, para petugas sekaligus akan mengingatkan agar sapi betina produktif tidak dijual apalagi sampai disembelih. Sebab dikhawatirkan dapat mempengaruhi produksi dan populasi ternak.

“Kalau yang betina produktif diharapkan tidak dipotong. Jadi diimbaunya langsung ke penjual hewan,” bebernya.

Berdasarkan data pemeriksaan hewan tahun sebelumnya, ada 2.021 ekor hewan kurban yang diperiksa. Rinciannya, 1.473 ekor domba dan 548 ekor sapi. Hasilnya, petugas menemukan 60 ekor domba dan 23 ekor sapi yang belum cukup umur.

Sedangkan dari segi kesehatan, petugas juga menemukan 15 ekor hewan kurban yang sakit. Seperti 11 ekor domba yang terkena pink eye, 2 ekor sapi terkena pink eye, serta 2 ekor domba terkena orf.

“Dari total 2021 hewan kurban yang kita periksa, hanya 1.923 ekor yang mendapatkan tanda sehat sisanya ya tidak laik,” ungkapnya.

Berdasarkan pemeriksaan ante mortem atau 12 jam sebelum disembelih, petugas berhasil menyasar 2.053 ekor hewan kurban. Rinciannya, 941 sapi dan 1.191 domba serta 21 kambing. Hasilnya, ditemukan 71 ekor sapi, 215 domba dan 8 kambing yang belum cukup umur.

“Dan yang sakit domba pink eye 14 ekor, domba orf 4. Kalau lihat dari tahun sebelumnya, kebanyakan hewan berasal dari luar Cimahi. Ada juga dari peternak Cimahi, kebanyakan domba,” tegasnya.

(dan)

Loading...

loading...

Feeds

Meriah, Kompetisi Make Up QL Cosmetic

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-Puluhan makeup artist pemula (MUA), profesional dan kalangan umum memeriahkan gelaran kompetisi makeup yang digagas produsen kosmetik terkenal QL …
akhir

RCEP Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, optimistis dapat merampungkan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kawasan (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) pada …
undip

Trainer UNDIP Gembleng Ratusan Guru

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dan Dinas Pendidikan dan …
pembangunan

Pembangunan NS-Link Belum Jelas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan tol dalam kota North South Link (NS-Link) di Kota Bandung tidak jelas keberlanjutannya. Padahal sebelumnya, …
pts

Tel-U Peringkat Pertama PTS di Indonesia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Telkom University (Tel-U) menempati peringkat kesatu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nasional dalam klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) Indonesia …