Satu Anggota TNI Gugur Ditembak Kelompok Separatis Papua

POJOKBANDUNG.com – Kelompok Separatis bersenjata (KSB) Papua kembali berulah. Mereka menembak aparat TNI yang sedang beristirahat di lokasi pembangunan Trans-Papua. Akibatnya seorang personel TNI atas nama Prada Usman Hambela gugur setelah ditembak dari balik semak belukar oleh kawanan separatis.

Adapun Prada Usman Hambela bersama anggota TNI lainnya tengah berjaga di lokasi proyek pembangunan jembatan Yuguru-Kenyam di Kabupetan Nduga.

“Kejadiannya sangat singkat. Serangan dilakukan dengan tembakan rentetan yang muncul dari balik semak belukar secara hit and run,” kata Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam keterangannya, Minggu (21/7).

Berdasar keterangan Aidi, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (20/7), pukul 12.45 WIT. Kala itu anggota TNI yang sedang berjaga di pembangunan Trans-Papua tengah beristirahat untuk salat dan makan. Tiba-tiba mereka mendapat serangan yang muncul dari semak belukar dengan jarak sekitar 300 meter. “Pelaku di perkirakan berjumlah 4-5 orang,” imbuh Aidi.

JAGA PERBATASAN: Pangdam VI Mulawarman Mayjen Tni Subiyanto melakukan pemeriksaan pasukan saat penyambutan pasukan Pamtas di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Senin (24/6). (FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST)

Saat adanya tembakan dari jarak 300 meter, anggota TNI-AD lainnya melakukan perlawanan dengan tembakan balasan dan pengejaran. Namun dengan pertimbangan keamanan, medan belukar yang sangat tertutup, dan banyak jurang yang curam, pengejaran dihentikan.

Menurut Aidi, kemudian pasukan TNI melaksanakan konsolidasi dan pengamanan setempat. Setelah dilaksanakan pengecekan personel, ternyata satu orang prajurit bernama Prada Usman Hambelo mengalami luka tembak di bagian pinggang sebelah kanan.

Kejadian tersebut lantas segera dilaporkan ke satuan atas untuk mendapatkan bantuan heli supaya korban dapat evakuasi. Sebab, satu-satunya sarana angkutan menuju ke TKP hanya dengan pesawat heli. “Namun karena cuaca hujan di wilayah Nduga, proses evakuasi tidak dapat dilaksanan hingga malam hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Prada Usman Hambela menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 14.10 WIT. Dia tewas karena mengalami luka tembak di bagian pinggang. “Gugur sebagai pahlawan pembangunan. Luka tembak di bagian pinggang,” pungkasnya.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

Meriah, Kompetisi Make Up QL Cosmetic

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-Puluhan makeup artist pemula (MUA), profesional dan kalangan umum memeriahkan gelaran kompetisi makeup yang digagas produsen kosmetik terkenal QL …
akhir

RCEP Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, optimistis dapat merampungkan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kawasan (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) pada …
undip

Trainer UNDIP Gembleng Ratusan Guru

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dan Dinas Pendidikan dan …