KIS Digital, Solusi Saat Lupa Bawa Kartu Saat Berobat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI, Teknologi informasi terus berkembang mendorong BPJS Kesehatan untuk senantiasa berinovasi guna memberikan kemudahan akses dan layanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Beberapa waktu yang lalu, BPJS Kesehatan telah meluncurkan aplikasi Mobile JKN untuk meningkatkan pelayanan dan kemudahan dalam mengakses data Peserta JKN-KIS tanpa harus datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan.


Salah seorang yang telah merasakan manfaat Aplikasi Mobile JKN yaitu Neli Riyanti (25). Perempuan yang bekerja sebagai aparat desa tersebut sangat terkesan dengan mudahnya dalam mengunduh dan meng-install aplikasi Mobile JKN. Saat ditemui Rabu (17/07/2019), Neli begitu ia biasa disapa, menceritakan dengan semangat tentang aplikasi Mobile JKN.

“Dulu mungkin memang ribet ya kalau mau daftar sebagai peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan, karena harus antri berjam-jam lamanya, belum lagi kalau berkasnya tidak lengkap jadi harus bolak balik. Tapi sekarang alhamdulillah dengan adanya Mobile JKN ini sangat mempermudah calon peserta JKN-KIS, jika ada yg mau daftar tinggal unduh saja aplikasinya. Benar-benar aplikasi yang memberi kemudahan bagi peserta JKN-KIS di era digital seperti saat ini. Dan yang tidak kalah penting adanya KIS digital yang bisa saya gunakan setiap saat jika akan berobat. Jika suatu saat kartu JKN-KIS ketinggalan, saya tidak khawatir karena di ponsel sudah ada KIS digital yg bisa digunakan,” ujar Neli sembari menunjukkan KIS digital di ponselnya.

Selain pendaftaran peserta JK-KIS, masih banyak fitur yang bisa diakses oleh peserta JKN-KIS diantaranya pindah fasilitas kesehatan, info  tagihan, nomor Virtual Account (VA). Aplikasi Mobile JKN juga dapat digunakan untuk melakukan skrining riwayat kesehatan, sehingga peserta bisa melihat potensi risiko kesehatannya dengan sangat mudah. Nantinya peserta juga dapat melakukan pendaftaran pelayanan kesehatan melalui Mobile JKN. Neli terlihat antusias saat memperlihatkan aplikasi Mobile JKN yang menampilkan fitur riwayat pelayanan.

Neli mengatakan, sejak dia dan keluarganya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, dirinya tidak lagi khawatir karena dia dan keluarganya sudah mendapatkan jaminan kesehatan.

“Kita tidak menginginkan sakit tetapi kita tidak pernah bisa memastikan kesehatan diri dan keluarga. Kesehatan akan menjadi sangat mahal ketika sakit datang, dengan mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS maka jaminan kesehatan saya dan keluarga saya sudah terjamin. Tetapi kita juga tetap harus menjaga kesehatan dengan menjaga pola hidup yang sehat,” pungkas Neli.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …