PORPAMNAS Pestanya Tukang Ledeng

EVENT: Menpora Imam Nahrowi meniup sumpit yang dibawa oleh kontingen sebagai simbolis pembukaan gelaran Porpamnas IV di Sasana Budaya Ganesha, Jalan Babakan Siliwangi, Senin (15/7/2019).
(foto: GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG)

EVENT: Menpora Imam Nahrowi meniup sumpit yang dibawa oleh kontingen sebagai simbolis pembukaan gelaran Porpamnas IV di Sasana Budaya Ganesha, Jalan Babakan Siliwangi, Senin (15/7/2019). (foto: GATOT POEDJI UTOMO/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Tukang ledeng se-Indonesia berpesta. Para tukang ledeng ini akan beradu aksi dalam event Pekan Olahraga Perusahaan Air Minum Nasional (PORPAMNAS) VI -2019 yang dilaksanakan di Kota Bandung.


Selama tiga hari kedepan, pesta olahraga dua tahunan itu akan dilangsungkan di berbagai lokasi. Adapun Cabang Olahraga (Cabor), yang dipertandingkan yakni, futsal, tenis lapang, bola voli, tenis meja, catur, bulu tangkis, vokal, dan eksebisi golf.

Sementara untuk jumlah pesertanya ada sebanyak 959 orang. Mereka berasal dari ke-31 Pengurus Daerah (Pengda), Persatuan Petusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi).

Dalam event ini, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung dan PDAM Tirtaraharja, selaku tuan rumah, tentunya akan memberikan yang terbaik terutama dari sisi prestasi hingga meningkatkan persaudaraan antar sesama perusahaan air minum.

“Ini merupakan sebuah ajang meraih prestasi di bidang olahraga bagi para tukang Ledeng,” ujar ketua pelaksana Porpamnas IV, Sonny Salimi, yang ditemui usai pembukaan PORPAMNAS di Gedung Sabuga, Senin (15/7/2019).

Sonny mengatakan, sebenarnya, olahraga sudah menjadi kegiatan para tukang Ledeng sehari-hari. Misalnya dalam kegiatan menggali atau mengangkut air.

Di samping itu, lanjut Sonny, di PDAM di setiap daerah, juga mempekerjakan atlet nasional.

“Jadi Porpamnas ini, bisa menjadi ajang silaturahim dan ajang menukar informasi,” terang Sonny.

Untuk cabang olahraga unggulan, Kota Bandung sendiri mengunggulkan Catur, dengan harapan setelah dua tahun lalu mendapat perak, tahun ini bisa mendapat emas.

“Tapi kan kita bertanding mewakili provinsi, untuk Jabar sendiri, kita punya cabor unggulan di catur, bulutangkis dan tenis meja,” ungkapnya.

Dengan harapan, bisa kembali menjadi juara umum, sama halnya dengan dua tahun silam.

Sonny menambahkan, para atlet yang ikut bertarung ajang ini merupakan karyawan PDAM.

“Salahsatu syarat mengikuti pertandingan, adalah bukti SK pengangkatan sebagai karyawan PDAM,” tegasnya.

Sehingga, Sonny menjamin tidak akan ada gacong dalam ajang ini.

“Kalau sampai ketahuan membayar gacong, akan mendapat sanksi berupa denda Rp25 juta,” tegasnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …