UPT Klinik Hewan Dispangtan Layani USG

Warga hendak memeriksakan kesehatan hewan peliharaaannya di UPT Klinik Hewan Dispangtan Kota Bandung.

Warga hendak memeriksakan kesehatan hewan peliharaaannya di UPT Klinik Hewan Dispangtan Kota Bandung.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- UPT Klinik Hewan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung melayani USG untuk hewan-hewan peliharaan.

“Sebetulnya, USG ini bisa untuk segala macam hewan, tapi yang paling banyak datang ke sini, kucing dan anjng,” ujar Kepala UPT Klinik Hewan Dispangtan Kota Bandung Endang Suryahartati.

Dalam sehari, lanjut Endang pihaknya menyiapkan kuota khusus untuk pasien. ‎Kuota yang diberikan perharinya sebanyak 40 pasien. Pembatasan ini dilakukan, karena jika tidak dibatasi masyarakat yang datang akan membludak. Padahal, menurut Endang, pihaknya tidak memiliki dokter hewan yang cukup.

“Di sini hanya ada dua orang dokter hewan, untuk menangani pasien,” terangnya.

Dengan keterbatasan ini, Endang mengatakan, pihaknya belum bisa melayani kunjungan ke rumah-rumah.

“Jadi bagi siapa saja warga Kota Bandung yang membutuhkan pelayanan kesehatan hewan, bisa datang ke sini, dengan membawa KTP dan KK,” paparnya.

Setiap harinya, pendaftaran dibuka pada pukul 08.00-11.00 Wib. Pembatasan waktu pendaftaran ini, karena dalam menangani satu pasien waktunya tidak bisa diprediksi. Bisa lama atau sebentar, tergantung tindakan yang dilakukan.

“Kalau ada operasi, walaupun operasi kecil, tapi kan butuh waktu yang relatif lebih lama,” katanya.

Selain USG di klinik hewan ini juga melayani operasi kecil, juga vaksin rabies.

“Untuk pasien yang membutuhkan tindakan operasi besar, akan kami rujuk ke klinik atau rumah sakit yang lebih lengkap,” katanya.

Menurut Endang, semua pelayanan diberikan secara gratis. Untuk warga yang ingin agar hewan peliharaannya sehat dan bebas dari rabies, maka dipersilakan untuk dibawa ke Klinik Hewan yang terletak di Jalan Pelindung Hewan No 44.
Endang mengatakan, pasien yang paling banyak ditangani adalah kucing. Dalam satu bulan dari 600 kunjungan pasien, kucing bisa mencapai 90 persennya.

Pelayanan yang diberikan, paling banyak untuk pengobatan penyakit hewan seperti kulit, kutu, sementara penyakit yang paling banyak adalah penyakit kulit, kutu, cacing, saluran pernafasan, pencernaan, dan lain sebagainya.
Menurut Endang, populasi kucing juga terhitung paling banyak ketimbang hewan peliharaan lainnya.

“Berdasarkan data kami, dari bulan Januari ada lebih dari 3.000 hewan yang datang ke sini. Imbauan kepada masyarakat pemilik hewan di kota Bandung untuk memeriksakan kesehatan hewan secara rutin agar penyakit penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia dapat dicegah sedini mungkin,” pungkasnya. (Adv)

Loading...

loading...

Feeds